Breaking News:

Berita Sumba Timur

Pemkab Sumba Timur Ikut Pengarahan Presiden Tentang Pengendalian Karhutla 

arahan ini menindaklanjuti rapat koordinasi khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan pada

POS KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Suasana Forkopimda Sumba Timur mengikuti pengarahan Presiden RI Tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2021secara daring di ruang rapat Bupati Sumba Timur, Senin (22/2/2021). 

Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur mengikuti acara pengarahan Presiden RI, Joko Widodo tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2021. Saat itu, salah satu arahan Presiden Joko Widodo, yakni pemerintah daerah harus memprioritaskan upaya pencegahan dan selalu memantau kondisi di lapangan.

Pemkab Sumba Timur mengikuti  pengarahan secara daring ini di ruang rapat Bupati Sumba Timur, Senin (22/2/2021).

Pengarahan ini menindaklanjuti rapat koordinasi khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan pada 9 Februari 2021 lalu.

Acara ini diikuti oleh 16 provinsi di Indonesia termasuk NTT. Untuk NTT ada empat kabupaten, yakni Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Sumba Tengah dan Sumba Timur.

Hadir pada acara ini dihadiri Asisten II Setda Sumba Timur, Umbu  Maramba Memang, S.Pt,  Kepala badan lingkungan hidup , Ida Bagus Putu Punia, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Doniel Ferdinand, S.H, Pasi Intel Kodim 1601 Sumba Timur, Kapten Inf. Sambudi,  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur, Ir. Mikail Jaka Laki dan lainnya.

Presiden Joko Widodo mengatakan, tujuan diadakan kegiatan untuk selalu mengingatkan para Gubernur, bupati, Pangdam, Danrem, Dandim , Kapolda dan para Kapolres yang baru agar tidak lupa pada aturan main yang telah disepakati bersama pada 2016.

Menurut Joko Widodo, sesuai data yang ada, selama tahun 2021 terdapat beberapa kasus karhutla  seperti di Provinsi Riau terjadi sebanyak 29 kasus dan di Provinsi  Kalimantan Barat sebanyak 52 kasus.

"Kalau di wilayah ada kebakaran dan membesar dan tidak ditangani dengan baik. Aturannya jelas, yakni jika tidak ditangani maka pejabatnya dicopot dan diganti.Saya sampaikan ini terutama ke pejabat yang baru," kata Joko Widodo.

Dikatakan, saat ini diketahui ada beberapa bencana seperti banjir, longsor di beberapa wilayah, namun 
kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan juga tidak boleh kendor.

"Perencanaan yang matang dan eksekusi lapangan yang makin efektif. Karena berdasarkan laporan BMKG sebagian besar wilayah mendapat hujan menengah sampai April, Kita harus tetap waspada," katanya.

Sementara beberapa hal yang diingatkan oleh Presiden, yakni prioritaskan upaya pencegahan.
"Infrastuktur dan pengawasan monitoring harus sampai ditingkat bawah.Mencari solusi yang permanen terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Jokowi sapaan Presiden RI ini juga meminta agar penataan dalam ekosistem gambut harus terus dimajukan.
Sedangkan untuk penanganan karhutla, Jokowi meminta agar jangan membiarkan api membesar sehingga sulit untuk dikendalikan.
"Kepada aparat hukum lakukan pendekatan hukum tanpa kompromi sehingga harus perlu tindakan tegas bagi pelanggar sanksi," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD,  S.H., S.U., M.I.P  mengatakan, pada tahun 2021 kita harus lebih waspada karena berdasarkan prediksi dari data BMKG bahwa wilayah Indonesia berpotensi memiliki curah hujan menengah dan tinggi, dimana harus ada atensi tinggi terhadap para penjabat daerah guna untuk melakukan pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Bernadus Bala Ditemukan Tewas Mengenaskan, Polres TTU  Amankan 1 Terduga Pelaku, Simak INFO

Suasana Forkopimda Sumba Timur mengikuti pengarahan Presiden RI Tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2021secara daring di ruang rapat Bupati Sumba Timur, Senin (22/2/2021).
Suasana Forkopimda Sumba Timur mengikuti pengarahan Presiden RI Tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2021secara daring di ruang rapat Bupati Sumba Timur, Senin (22/2/2021). (POS KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved