Breaking News:

Jenazah Tanpa Identitas Yang Ditemukan di Oebobo Adalah Warga Semau

Jenazah tanpa identitas, ditemukan warga di Jalan Baktikara, RT 32, RW 11, kelurahan Oebobo, Kota Kupang sekira pukul 17.30 WITA

POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Jenazah sedang tergeletak di pinggir jalan dan petugas sedang melakukan evakuasi. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Jenazah tanpa identitas, ditemukan warga di Jalan Baktikara, RT 32, RW 11, kelurahan Oebobo, Kota Kupang sekira pukul 17.30 WITA, yang sempat menghebohkan warga Kota Kupang, akhirnya terkuat. Korban merupakan warga Semau, Kabupaten Kupang.

Informasi ini disampaikan Kapolsek Oebobo, AKP. Madgalena G. Mere, SH, kepada POS-KUPANG.COM, di Rumah sakit (RS) Bhayangkara, Kupang, Senin (22/2) malam.

Madgalena menuturkan, dirinya bersama angota Polsek Oebobo yang turun ke lokasi atas adanya laporan dari warga di tempat kejadian perkara (TKP), menemukan jenazah sedang tergeletak di pinggir jalan sehingga petugas kepolisian memasang garis polisi untuk menjaga keaslian TKP.

Menyambut Perda Literasi di NTT

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak identifikasi Polres Kupang kota dan satgas covid brigade Kupang sehat, dengan menggunakan kelengkapan APD untuk mengevakuasi jenazah" kata Kapolsek Oebobo AKP. Madgalena G. Mere, SH.

Selanjutnya, jenazah dibawah ke ruang pemulasaran jenazah RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi.

Polsek Oebobo, kata Madgalena, menghubungi pihak keluarga berdasarkan salah satu identitas milik keluarga yang berada dalam tas korban.

Makna Kunjungan Jokowi

Selain menghubungi pihak keluarga, Madgalena juga mengatakan, langsung berkoordinasi dengan pihak dokter forensik RS Bhayangkara untuk di lakukan visum terhadap jenazah tersebut.

"Hasil visum luar, sesuai keterangan dokter forensik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan" ujarnya.

Pihak keluarga, menurutnya menerima hasil visum tersebut dan menolak untuk dilakukan otopsi berdasarkan penyampain dokter forensik RS Bhayangkara, sehingga proses selanjutnya tidak dilakukan dan pihak kepolisian, langsung menyerahkan jenazah ke pihak keluarga untuk selanjutnya di lakukan pemakaman.

"Setelah mendengar penjelasan dokter, pihak keluarga menerima dengan baik. Mereka menolak untuk dilakukan outopsi dengan menandatangani Berita Acara penolakan outopsi. Selanjutnya menerimah penyerahan jenazah dibawah pulang ke rumah" tandasnya.

Jenazah, teridentifikasi bernama Rafles Rudolof Ati Bale, warga Semau, desa Ulumasa, RT 006 RW 003, kabupaten Kupang, berjenis kelamin laki-laki.

"Keterengan keluarga katanya beliau sering datang kalau pagi dan sorenya akan kembali. Mungkin datang urusan keluarga atau bisnis, kita juga belum tauh" Sambung Madgalena.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan penjelasan dari pihak keluarga, korban memliki riwayat penyakit gula darah.

Diketahui korban juga telah dilakukan tes swab antigen yang menunjukan hasil negatif sebelum dilakukan proses visum oleh dokter forensik.

Seluruh rangkaian pengamanan di tempat kejadian perkara, evakuasi jenazah hingga pelaksanaan visum oleh DVI RS Bhayangkara dipantau langsung oleh Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya B, tutup Madgalena. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved