Breaking News:

Gempa Bumi M 5.1 Guncang NTT, Begini Penjelasan BMKG

Kejadian dan Parameter Gempa bumi Senin, 22 Februari 2021 pukul 11.44.59 WIB wilayah Ende diguncang gempa tektonik. 

Gempa Bumi M 5.1 Guncang NTT, Begini Penjelasan BMKG
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Margiono.S.Si

Gempa Bumi M 5.1 Kembali Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Kejadian dan Parameter Gempa bumi Senin, 22 Februari 2021 pukul 11.44.59 WIB wilayah Ende diguncang gempa tektonik. 

Dikatakan Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Margiono mengatakan, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,9 LS dan 123,54 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 km arah Selatan Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT pada kedalaman 99 km.

Menurut Margiono, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," jelasnya

Dampak dari gempa bumi ini, menurut Margiono, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ende,  II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. 

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi adanya tsunami.

Hingga Senin, 22 Februari 2021 pukul 12.10 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). 

"Kepada masyarakat saya mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diharapkan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi tersebut," terangnya

Lanjutnya, Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal warga cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum warga kembali kedalam rumah. 

Penemuan Mayat di Pahunga Lodu Sumba Timur, Keluarga Korban Tolak Autopsi

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Penulis: Ray Rebon
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved