Breaking News:

Peternak di NTT Tak Perlu Khawatir, Rumput Odot Kini Jadi Solusi Pakan

musim hujan seperti saat ini, agar dimanfaatkan oleh peternak untuk menanam rumput odot sebagai persiapan pakan ternak di musim kemarau

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kepala UPT instalasi Peternakan Provinsi NTT, Bambang Permana, bersama komunitas wartawan sinergi dan kelompok petani. 

Peternak di NTT Tak Perlu Khawatir, Rumput Odot Kini Jadi Solusi Pakan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Bagi peternak di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak perlu khawatir atau resah ketika kesulitan mendapat pakan ternak, terutama pada musim kemarau, meingat kondisi panas di NTT pada saat musim kemarau, akan menyulitkan peternakan mendapat pakan bagi ternak miliknya.

Hal ini memantik inisiatif kepala UPT Pembibitan ternak dan pakan ternak provinsi NTT, Bambang Permana, untuk melakukan pengembangan rumput odot agar dapat membantu masyarakat, terutama peternak.

Ia menjelaskan, dalam musim hujan seperti saat ini, agar dimanfaatkan oleh peternak untuk menanam rumput odot sebagai persiapan pakan ternak di musim kemarau mendatang. 

"Rumput odot dari masa tanam hingga panen membutuhkan waktu 3 bulan" ujarnya, Jumat (19/2) di lokasi pembibitan Oelamasi, kabupaten Kupang.

Bambang menuturkan, telah melakukan pembibitan rumput odot sejak bulan November 2020 lalu, dan kini telah memasuki dalam masa panen.

Selain untuk memenuhi ketersediaan pakan ternak bagi masyarakat, Bambang juga mengatakan pengembangan bibit pakan tersebut juga untuk menekan pengeluaran anggaran dari pemerintah dalam pengadaan bibit.

"Salah satu cara untuk menambah pendapatan daerah melalui penjualan rumput odot,misalnya kita jual dengan Rp.200/stek. Tentu menggenjot pemasukan daerah" sambungnya.

Bambang mengaku, pengembangan bibit rumpu odot dan lamtoro teramba tidak terlalu sulit karena, karena kedua tanaman ini cocok dengan kondisi iklim yang ada di NTT dan tidak memerlukan banyak air.

Rumput odot mempunyai kelebihan menyediakan lebih banyak pakan dalam sekali tanam sehingga akan sangat memudahkan peternak jika menggunakan rumput ini sebagai pakan bagi ternaknya. 

Kelompok Tani Binaan Wartawan Dapat 1000 Stek Rumput Odot

Tim Kesehatan Pos Asulait  Bantu Obati Korban Kecelakan Tunggal

Orang Bajo Kecamatan Alok Lahirnya di Laut, Kemewahannya Adalah Sampan

"Satu rumpun rumput odot memiliki berat 10 – 15 kilogram. Untuk kebutuhan air tidak terlalu banyak bila sudah tumbuh dan dalam 1 stek dapat menghasilkan 10-15 kilogram pakan.  Dalam sehari, jika berat sapi 300 kilogram, 10% berat badan hanya membutuhkan 3 stek rumput odot" tutupnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved