Breaking News:

Wagub Josef Nae Soi Minta PLN Perhatikan Pasokan Listrik Seluruh Rumah Sakit

Wagub NTT Josef Nae Soi minta PLN perhatikan pasokan listrik seluruh Rumah Sakit

DOK HUMAS SETDA NTT
Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi saat memberi sambutan pada acara Rapat Kerja (Raker) Triwulan I Tahun 2021 PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT dari Ruang Rapat Gubernur, Kamis (18/2/2021). 

Permintaan Wagub NTT Josef Nae Soi agar PLN perhatikan pasokan listrik seluruh Rumah Sakit

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Rumah sakit sebagai sentral pelayanan kesehatan tidak boleh terkendala dalam hal listrik. Apalagi di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Karena itu, Wagub NTT Josef Adrianus Nae Soi meminta PLN Wilayah NTT untuk memperhatikan pasokan listrik ke seluruh rumah sakit termasuk unit pelayanan kesehatan lainnya.

"Di semua rumah sakit, listriknya tidak boleh padam. Bagaimana orang gunakan ventilator, lakukan pemeriksaan PCR dan antigen yang gunakan mesin," ujar Wagub Josef Nae Soi saat memberi sambutan pada Rapat Kerja (Raker) Triwulan I Tahun 2021 PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Kamis (18/2/2021).

Ada 158 Desa di NTT Belum Dialiri Listrik

Selain rumah sakit dan unit pelayanan kesehatan, Wagub Josef Nae Soi juga meminta PLN memperhatikan pasokan listrik di tempat pelayanan publik termasuk kantor kantor desa dan tempat tempat ibadat di seluruh NTT.

Mantan anggota Fraksi Golkar DPR RI itu juga meminta PLN untuk dapat menyelaraskan antara tugas melayani masyarakat dan melakukan terobosan-terobosan yang berbau profit. Hal itu harus dilakukan agar PLN dapat tetap melayani masyarakat tetapi juga dapat hidup dari profit yang diperoleh.

Komitmen Sukseskan Program Sejuta Rumah, REI NTT Minta Dukungan Perbankan

"Ada nilai ekonomi dan nilai sosialnya. Ini dua kepentingan yang luar biasa. Seninya PLN dalam mengelola kelistrikan, ada di sini. Bagaimana di satu pihak harus cari untung dan di pihak lain harus mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat serta memenuhi hak-hak konsumen," ujar Wagub Josef Nae Soi.

Menurutnya, PLN sangat berkontribusi untuk kemajuan ekonomi masyarakat di Provinsi NTT. Namun demikian, ia tetap mengingatkan agar PLN mengedepankan pelayanan yang cepat terkait keluhan pelanggan karena adanya pemadaman listrik.

"Saya sering WhatsApp (WA) pimpinan PLN NTT, 1 minggu sampai 5-6 kali karena listrik mati ini. Alasan pohon tumbang, itu alasan klasik apalagi kita sedang menuju era 4.0," kisahnya.

Wagub Josef Nae Soi mencontohkan, pernah di suatu Kabupaten pada tahun 2019, General Manager PLN menyampaikan bahwa listrik sering padam karena jaringan listriknya lewat pepohonan. Setelah ia menyampaikan kepada warga yang memiliki pohon di jalur listrik agar pohonnya ditebang, wargapun menyanggupi untuk menebang pohon. Namun setelah pohon ditebang, listrik tetap mati hidup.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved