Breaking News:

Satgas Yonif RK 744 Bantu Pengelola TPU Masmae-Atambua Bangun Drainase

Manfaat dari pembangunan drainase ini untuk mengaliri air agar tidak menggerus tanah dan menyebabkan longsor di saat terjadi hujan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB membantu bangun drainase, bak air dan lopo di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Maesmaen, Atambua, Kabupaten Belu, Rabu (16/2/2021). 

Satgas Yonif RK 744 Bantu Pengelola TPU Masmae-Atambu Bangun Drainase

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB membantu pengelola Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Maesmaen, Atambua, Kabupaten Belu dalam kegiatan pembangunan drainase, bak air dan lopo di lokasi TPU Maesmaen.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB bersama pengelola TPU Islam Maesmaen Atambua, 
H. Wahidin.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan, Rabu (16/2/2021).

Menurut Dansatgas, pembangunan drainase sepanjamg 40 meter di lokasi TPU ini untuk mengantisipasi longsor sebab topografi TPU sedikit miring. Dengan dimikian, saat hujan, air mengalir di drainase hingga ke pembuangan.

"Manfaat dari pembangunan drainase ini untuk mengaliri air agar tidak menggerus tanah dan menyebabkan longsor di saat terjadi hujan", kata Dansatgas.

Lanjutnya, bak penampung air juga perlu dibangun agar air yang tertampung itu dapat digunakan berbagai kegiatan seperti untuk sholat.

Sementara lopo-lopo dibangun sebagai tempat berteduh bagi pengunjung yang berziarah.

Menurut Dansatgas, gagasan awal untuk pembangunan drainase, bak air dan lopo ini disampaikan H. Wahidin selaku  tim pengelola TPU Islam Atambua. Satgas mendukung kegiatan tersebut dengan melibatkan 10 personel dalam pengawasan langsung dari Pasiter Satgas, Lettu Inf Mukmin.

Pengerjaan telah berjalan selama enam hari dan telah mencapai hasil hingga 60 persen. Diperkirakan kegiatan ini rampung sekitar tanggal 21 Februari 2021.

Sementara, H. Wahidin selaku tim pengelola TPU Islam Atambua yang mewakili seluruh masyarakat khususnya umat muslim se-Atambua sangat mengapresiasi, salut dan bangga atas kerjasama TNI dalam pembangunan tersebut.

Bahkan dirinya merasa sangat bersyukur yang luar biasa karena dengan tenaga berjumlah 10 (sepuluh) saja mampu menyelesaikan drainase/saluran air sepanjang 40 meter hanya selama 6 hari saja.

Wakil Bupati Sumba Barat Canangkan Vaksinasi Virus Corona

Saat Terima Kunjungan Kerja Kepala BPH Migas, Bupati Niga Dapawole Minta Tambah  Kuota BBM Premium

"Ini adalah bukti kerja keras yang luar biasa dan ketekunan TNI dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Saya atas nama masyarakat khususnya umat muslim Atambua mengucapkan terima kasih banyak atas sumbangsih tenaga TNI dari Satgas 744 yang telah berkontribusi dalam proyek ini." tuturnya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved