Covid 19

Update Terbaru Asal Usul Covid 19, WHO Lakukan Penyelidikan di Wuhan China?

Update Terbaru Asal Usul Covid 19, WHO Saat Lakukan Penyelidikan di Wuhan China?

Editor: Gordy Donofan
(YouTube WGBH News)
Ilmuan akhirnya mengungkap alasan pengembangan vaksin untuk virus corona sangat lambat, WHO: perlu waktu 18 bulan. 

Pasalnya, para ilmuwan khawatir jika penyakit tersebut kemungkinan telah menyebar di China jauh sebelum kemunculan resminya yang pertama pada pertengahan Desember 2019.

"Virus itu telah beredar luas di Wuhan pada Desember (2019), yang merupakan temuan baru," ujar Embarek kepada CNN.

Dia menambahkan, tim telah diberikan catatan 174 kasus virus corona di sekitar Wuhan pada Desember 2019 oleh para ilmuwan China.

Dari 100 kasus tersebut telah dikonfirmasi oleh tes laboratorium sedangkan 74 kasus lainnya melalui diagnosis klinis dari gejala pasien.

Embarek mengatakan, ada kemungkinan jumlah kasus Covid-19 sebenarnya jauh yang lebih besar ini yang berarti penyakit itu menginfeksi sekitar 1.000 lebih orang di Wuhan pada Desember 2019.

"Kami belum melakukan pemodelan apa pun sejak itu," tutur Embarek.

Namun, secara kasar, Embarek menyebutkan bahwa dari populasi yang terinfeksi, sekitar 15 persen menjadi kasus yang parah.

Sedangkan sisanya atau sebagain besar di antaranya adalah kasus ringan.

Dia menambahkan, tim tersebut juga untuk pertama kalinya mengumpulkan 13 urutan genetik berbeda dari virus SARS-CoV-2 sejak Desember 2019.

Urutan tersebut, jika diperiksa dengan data pasien yang lebih luas di China sepanjang 2019,

dapat memberikan petunjuk berharga tentang geografi dan waktu wabah sebelum Desember 2019.

"Beberapa dari mereka berasal dari pasar (makanan laut Huanan di Wuhan).

Beberapa dari mereka tidak terkait dengan pasar,” tutur Embarek. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul https://manado.tribunnews.com/2021/02/16/penemuan-baru-asal-usul-covid-19-info-dari-who-saat-lakukan-penyelidikan-di-wuhan-china?page=all

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved