Breaking News:

Dewan Minta Pemerintah Pastikan Pencairan Dana Pinjaman Daerah

DPRD NTT meminta Pemerintah Provinsi NTT memastikan waktu pencairan dana pinjaman daerah dari pemulihan ekonomi nasional (PEN)

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sidang paripurna DPRD NTT pada Selasa (16/2/2021). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi Nusa Tenggara Timur ( DPRD NTT) meminta Pemerintah Provinsi NTT memastikan waktu pencairan dana pinjaman daerah dari pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Pasalnya, hingga saat ini, Provinsi NTT belum mendapat kepastian terkait persetujuan pemerintah pusat terhadap pinjaman senilai Rp 1,5 triliun itu.

Hal tersebut kembali diangkat anggota DPRD dalam sidang Paripurna DPRD NTT yang digelar pada Selasa (16/2) siang.

Bupati Manggarai Barat Bantah Adanya Surat Pernyataan Pengarahan Saksi

Sekretaris Komisi II DPRD NTT, Patris Lali Wolo menegaskan, pemerintah harus memastikan kepastian realisasi pinjaman tersebut mengingat tahun anggaran berjalan telah memasuki bulan Maret.

"Terima kasih karena Pemerintah sudah melakukan rancangan harmonisasi APBD 2021. Kita minta pemerintah untuk meminta kpastian realisasi pinjaman dari pemerintah pusat,Ini sudah mau masuk bulan Maret," ujar Lali Wolo yang mengikuti sidang secara virtual.

Kelompok Doa St. Yohakim Tebuk I Bedah Rumah Warga Desa Tebuk

Senada, wakil ketua komisi IV DPRD NTT Obet Nelson Matara meminta kepastian tersebut. Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta pemerintah provinsi mempercepat administrasi dalam proses tersebut.

"Untuk pinjaman daerah, tolong dipercepat administrasi supaya bisa segera direalisasikan," ujar Nelson Matara.

Ia mengatakan, DPRD telah menyetujui rancangan pengajuan pinjaman daerah tersebut sehingga diharapkan dapat terealisasi agar digunakan sesuai peruntukkannya.

Sidang Paripurna yang dimulai pada pukul 09.30 Wita itu dipimpin Wakil Ketua DPRD NTT, Petrus Christian Mboeik, dihadiri Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni, Wakil Ketua Inche DP Sayuna dan Wakil Ketua Aloysius Malo Ladi dan anggota. Sidang tersebut sempat diskorsing dan dilanjutkan pada pukul 11.00 Wita.

Sidang dihadiri Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni, Wakil Ketua Inche DP Sayuna dan Wakil Ketua Aloysius Malo Ladi dan anggota.

Sekda NTT Ir Benediktus Polo Maing mewakili Pemerintah Provinsi NTT hadir bersama jajaran pejabat dan kepala SKPD Provinsi NTT. Tampak Asisten 1 Setda NTT Lisapaly, Karo Ekonomi Setda NTT Lery Rupidara, Kaban Keuangan Zakarias Moruk, Kaban Aset Zeth Sony Libing, Kadis Pertanian Lecky Frederich Koli, Kadis Sosial Djamaluddin Ahmad, Kadis Perikanan Ganef Wuriyanto dan para pejabat.

Sidang dilaksanakan dengan agenda mendengar penjelasan Pemerintah Provinsi NTT terkait enam hal penting Refocusing Anggaran dan Harmonisasi APBD tahun anggaran 2021. Selain itu juga mendengar penjelasan tentang Perpres 33 tahun 2019, Data realisasi Pikir tahun anggara 2020, Penanganan Bencana Alam NTT dan Penanganan Masalah pertanian dan hama. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved