Senin, 8 Juni 2026

Wali Kota Kupang Ajak Puasa 7 Hari Tokoh Agama Khawatir Kasus Corona

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengimbau masyarakat untuk berdoa dan berpuasa selama tujuh hari

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
pk/yen
Walikota Kupang Jefri Riwu Kore 

Selama hari berpuasa, kita dapat mengatur agar dapat berdoa 10-15 menit setiap 2 jam sesuai dengan pokok pergumulan yang disediakan setiap hari. Pada masa puasa selama 7 hari ini, kita akan sungguh-sungguh menggumuli pergumulan yang diatur setiap hari serta ditutup dengan ibadah keluarga. Dalam ibadah itu ada kesempatan untuk membuat komitmen bersama sebagai keluarga untuk menindaklanjuti puasa dan doa dengan tindakan berbagi.

"Kita terus berdoa Tuhan memimpin kita dengan hikmatNya dalam saat-saat sulit sekarang ini."

Terpisah, Vikjen Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka, Pr merespon positif terhadap imbauan Wali Kota Kupang.

"Saya sebagai pribadi sekaligus tokoh agama memberikan tanggapan yang baik atau positif terhadap permintaan dari Wali Kota Kupang untuk menjalankan puasa selama 7 hari di bulan ini dalam masa pandemi Covid-19 yang semakin meningkat," kata Romo Dus, Jumat (12/2).

Romo Dus menyampaikan bahwa dalam menghadapi persoalan Covid-19 selama ini dunia hadapi, khususnya di NTT dan terutana di Kota Kupang yang saat ini dihadapi, maka semua orang membutuhkan intervensi unsur diluar dari manusia, yaitu artinya Tuhan.

"Saya mengajak kita semua untuk tunduk memohon kepada Tuhan atas persoalan global dalam penderitaan manusia yang dialami saat ini," ucapnya.

Romo Dus yakin Tuhan mengabulkan apa yang disampaikan. "Saya mengajak kita semua untuk tunduk memohon kepada Tuhan atas persoalan global penderitaan yang kita hadapi saat ini. Sebagai orang beriman, kita yakin bahwa kepasrahan diri kepada Tuhan, pasti Tuhan akan mendengar dan memgabulkan apa yang kita sampaikan," ujar Romo Dus.

Menurutnya, doa dan puasa adalah bentuk kerendahan manusia kepada Tuhan yang merupakan kekuatan segala hidup manusia.

Romo Dus menjelaskan, sejak awal pandemi Covid-19, Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang, Pr sudah memberikan surat pedoman doa keluarga, yang bisa di doakan dari keluarga masing-masing baik itu dalam bentuk Novena atau dalam bentuk doa-doa keluarga yang lain dengan intensi yang sama untuk memohon bebaskan dunia ini dari pandemi Covid-19.

Ia mengimbau umat katolik Keuskupan Agung Kupang agar menjalankan doa dan puasa dalam keluarga masing-masing.

Tingkatkan Kualitas Iman

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT, H Abdul Kadir Makarim juga menyambut baik imbauan Wali Kota Kupang. Menurut Makarim masyarakat harus mendukung imbauan tersebut.

Ia mengaku sudah menerima surat imbauan Wali Kota Kupang via pesan WhatsApp dan telah disampaikan ke masjid-masjid. "Imbauannya sudah disampaikan di masjid-masjid saat shalat Jumat. Jadi, semuanya tergantung dari niat dan doa dari masing-masing umat," ujarnya.

Ketua Majelis Agama Budha Theravada Indonesia (Magabudhi) Provinsi NTT, Indra Effendy mendukung segala keputusan pemerintah terkait dengan pencegahan Covid-19, termasuk ajakan Wali Kota Kupang untuk berdoa dan berpuasa selama 7 hari.

"Kami mendukung semua himbauan, ajakan dan permintaan dari pemerintah untuk bersama sama agar kita bisa segera keluar dan terbebas dari pandemi Covid-19 yang menghampiri kita semua selama setahun ini," kata Indra, Jumat (12/2).

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved