Manggarai Terkini
Banjir Rendam 28 Rumah Warga Manong, Manggarai, Warga Terpaksa Mengungsi
Banjir Rendam 28 Rumah Warga Manong, Manggarai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah selama beberapa hari.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Adiana Ahmad
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Itensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari di Manggarai menyebabkan puluhan rumah di daerah itu terendam banjir.
Tercatat, ada 28 Rumah Warga Manong Manggarai terendam banjir.
Warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa mengungsi rumah tetangga.
Banjir yang meluap dari saluran drainase menghantam dan merendam sekitar 28 rumah milik warga termasuk 1 fasilitas publik yakni PAUD KB 1, melumpuhkan akses jalan utama desa, dan beberapa fasilitas publik lainya.
Sekertaris Desa Manong, Robertus Jampar, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon Minggu 12 April 2026, mengatakan, intensitas curah hujan tinggi terjadi sejak hari Senin tanggal 6 sampai tanggal 11 April 2026 kemarin. Hujan ini menyebabkan terjadi banjir besar yang meluap dari saluran drainase di wilayah Kampung Garang.
Baca juga: Lansia 76 Tahun di Belu Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terseret Banjir
Ia mengatakan, banjir meluap karena selain karena kondisi saluran drainase kecil, juga terdapat tumpukan material seperti bebatuan, tanah dan kayu di dalam saluran itu, sehingga menyebabkan aliran tersumbat dan meluap ke pemukiman warga.
"Jadi saluran drainase ini kecil, apalagi selama ini karena tidak ada hujan dan air tidak ada sehingga tumpukan material batu, kayu, daun dan tanah tertumpuk dalam saluran sehingga saat hujan besar kemarin terjadi banjir besar terhalang sehingga banjir meluap ke pemukiman warga,"Ujarnya.
Rendam 28 Rumah Warga
Robertus mengatakan, banjir itu merendam
sebanyak 28 rumah warga di empat anakan Kampung yaitu Dusun Garang, Lada, Laru, Kelumpag, menyebabkan kerusakan pada perabotan rumah tangga, alat elektronik, dan bagian bawah bangunan, dan sekitar 5 karung beras basah dan terhanyut banjir itu.
Selain itu, dampak banjir itu, bangunan fasilitas publik seperti Paud KB 1 juga terendam banjir dimana seluruh material masuk ke dalam bangunan itu. Juga akses jalan utama di desa itu lumpuh total karena air mengenangi badan jalan dan juga material batu dan tanah menumpuk di area badan jalan.
Baca juga: Pulang dari Kebun, Warga Watuliwung Kabupaten Sikka Ditemukan Meninggal Dunia Diseret Banjir
Sejumlah Warga Mengungsi
Robertus mengatakan dampak banjir ini juga menyebabkan sejumlah Warga Mengungsi ke rumah tetangga, menunggu pembersihan material yang menumpuk di dalam rumah.
Dikatakan Robertus, Pemerintah Desa Manong juga mencatat dampak bencana alam banjir ini, warga menderita dengan taksasi kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
"Dampak bencana banjir ini memang tidak ada korban jiwa, karena saat banjir terjadj banyak warga ada di kebun, saat pulang banjir sudah terjadi. Tetapi banyak perabot rumah tanggal, beras dan bahan makanan lain, terhanyut banjir dengan total taksasi kerugian oleh para korban mencapai ratusan juta rupiah,"terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Banjir-rendam-28-rumah-di-Manong-Manggarai-gambar-diambil-Sabtu-11-April-2026.jpg)