Breaking News:

Gubernur Harap Bank NTT "Naik Kelas"

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat selaku pemegang saham pengendali berharap Bank NTT dapat mencapai peringkat komposit 2

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG 
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melantik Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT periode 2021-2025, Paulus Steven Messakh di Aula Fernandez Lantai IV Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (10/2/2021).   

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat selaku pemegang saham pengendali berharap Bank NTT dapat mencapai peringkat komposit 2 (PK-2) untuk Tingkat Kesehatan Bank ( TKB) pada 2021.

Harapan itu disampaikan Gubernur Laiskodat usai melantik Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT periode 2021-2025, Paulus Steven Messakh di Aula Fernandez Lantai IV Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (10/2/2021).

Gubernur Laiskodat menjelaskan pelantikan yang dilakukan untuk mengisi slot direksi tersebut merupakan salah satu langkah untuk mencapai situasi bank sehat.

Kapolda dan Danrem Bagi-bagi Masker

"Jabatan itu (Direktur Pemasaran Kredit) harus segera diisi karena kita harus mengejar tingkat kesehatan bank menuju tingkat 2. Ya, syaratnya adalah seluruh direksi harus terisi," ujar Gubernur Laiskodat saat diwawancarai.

Ia bersyukur karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui sosok Paulus Steven Messakh yang diajukan untuk mengemban jabatan dan tanggung jawab itu.

"Kita bersyukur karena saudara Steven Messakh setelah kita ajukan, setelah ditest kemudian disetujui dan dinyatakan patut dan layak oleh OJK untuk dilantik," ungkap Gubernur Laiskodat.

Menyambut Hari Raya Imlek: Kisah Pengiring Musik Pemakaman dari Cina Benteng

Selain menargetkan peringkat komposit 2 bank sehat, Bank NTT juga menargetkan untuk menjadi Bank Devisa pada 2023.

"Target kita, 2023 harus operasi bank ini sebagai bank devisa, karena itu seluruh NPL, struktur dan mindset harus diubah, kita harapkan ini bisa dikerjakan dengan baik," tegas Gubernur Laiskodat.

Jabatan Direktur Pemasaran Kredit PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) sebelumnya dijabat oleh Alexander Riwu Kaho. Pada 22 Oktober 2020 lalu, Alexander Riwu Kaho dilantik menjadi Dirut Bank NTT ditetapkan untuk melaksanakan jabatan Direktur Pemasaran Kredit sebagai Plt.

Saat ini, Bank NTT masih berada pada posisi Peringkat Komposit 3 (PK-3) atau Cukup Sehat dalam penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TKB). Sejatinya target pencapaian peringkat komposit 2 telah diluncurkan secara resmi pada acara Launching Go TBK 2 Bank NTT dan Penandatangan Pakta Integritas pada Senin, 30 November 2020 silam. Saat itu hadir jajaran Komisaris, Direksi dan Ketua OJK NTT.

Peringkat Komposit 2 (PK-2) sendiri mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal.

Seremonial pelantikan itu dihadiri Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing, Komisaris Utama Juveline Jodjana, Komisaris Independen Frans Gana dan Komisaris Samuel Djo, Direktur Utama Bank NTT Alexander Riwu Kaho, Direktur Pemasaran Dana Absalom Sine, Direktur Umum Johannes Umbu Landu Praing dan Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu.

Hadir pula Karo Ekonomi dan Kerjasama Setda NTT Lery Rupidara dan Karo Hukum Aleks Lumba sebagai saksi pelantikan. Hadir juga istri dan anak serta beberapa anggota keluarga Steven Messakh.

Sementara itu, para bupati yang menjadi pemegang saham menghadiri pelantikan secara virtual.

Sebelum pelaksanaan seremonial pelantikan, dilangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2021 (RUPS-LB 2021) di Ruang Rapat Gubernur NTT. RUPS-LB diikuti para pemegang saham melalui video konverensi. (hh)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved