Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 di NTT Meningkat - MUI NTT Keluarkan Lima Imbauan

Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Provinsi NTT mengeluarkan imbauan kepada MUI Kabupaten/Kota dan Umat Islam se-Provinsi NTT

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Kasus Covid-19 di NTT Meningkat - MUI NTT Keluarkan Lima Imbauan
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua MUI Provinsi NTT Drs. H. Abdul Kadir Makarim

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Dengan adanya peningkatan kasus Covid -19 di semua wilayah NTT, terutama melalui transmisi lokal yang berdampak pada tingginya angka kematian akibat, serta angka kesembuhan yang tidak sebanding dengan pertambahan kasus baru harian, maka Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Provinsi NTT mengeluarkan imbauan kepada MUI Kabupaten/Kota dan Umat Islam se-Provinsi NTT.

Ketua MUI NTT, Drs. H. Abdul Kadir Makarim kepada POS-KUPANG.COM, Senin (8/2/2021) mengatakan, kasus positif Covid-19 di NTT saat ini meningkat dan juga angka kematian yang tinggi, karena itu MUI NTT mengeluarkan beberapa imbauan kepada seluruh MUI di kabupaten dan kota agar wajib mengikuti aturan dan edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Kenali Gejala Parosmia yang Terjadi pada Pasien COVID-19 

Menurut Makarim, imbauan MUI NTT itu dikeluarkan pada Senin (8/2/2021) dengan
Nomor : 298/ DP-P/MUINTT/II/2021.

Imbauan itu ditandatangani oleh dirinya sebagai Ketua dan Sekretaris Umum , Drs. H. Mandar Langi Pua Upa, M.M.

"Kami minta dan imbau kepada MUI Kabupaten/Kota dan Umat Islam se-Provinsi NTT, untuk senantiasa memperhatikan beberapa hal, yakni

Pertama, semua komponen masyarakat Islam di-NTT wajib mendukung dan mengikuti aturan atau edaran yang disampaikan oleh pemerintah setempat sebagai upaya kita bersama mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di-NTT;

KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 5 Halaman 97 98-111 Mengapa Rakyat Indonesia Antusias Sambut Kemerdekaan?

Kedua, Aktifitas beribadah di masjid secara berjamaah untuk shalat Jumat maupun shalat fardhu disesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing dengan mempedomani edaran atau hasil koordinasi MUI dengan pemerintah setempat;

Ketiga, Mengimbau umat Islam untuk bersama-sama elemen masyarakat lainnya bersatu padu dan saling membantu dalam melakukan segala upaya dalam menangkal dan meminimalkan penyebaran virus corona dengan tetap berada di rumah, menghindari aktivitas di tempat ramai jika tidak ada keperluan yang mendesak serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kehidupan sehari-hari;

Keempat, Bagi umat yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid - 19 agar bersedia untuk menjadi pendonor darah/ plasma konvalesen bagi yang masih terpapar Covid -19 dan

Kelima, kepada MUI Kabupaten/Kota agar segera menginisiasi penyediaan petugas pemulasaran jenazah khusus muslim pada setiap rumah sakit yang ada di daerah serta mengupayakan agar pemakaman jenazah covid 19 yang muslim dilakukan sesuai syariat Islam dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat.

"Dalam menghadapi ujian ini dengan dengan penuh kesabaran dan menjadikannya sebagai
momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui shalawat, dzikir dan muhasabah," kata Makarim.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved