KPU Sabu Raijua Mengaku Tak Tahu Orient Riwu Kore Punya Tiga KTP

Pihak KPU Sabu Raijua sebagai penyelenggara pilkada mengaku tidak tahu Orient Riwu Kore punya tiga KTP

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Amar Ola Keda
Ketua KPU NTT & Sabu Raijua 

Pihak KPU Sabu Raijua sebagai penyelenggara pilkada mengaku tidak tahu Orient Riwu Kore punya tiga KTP

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Kewarganegaraan bupati terpilih Sabu Raijua Orient Riwu Kore menjadi polemik, setelah Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua menyebutnya berstatus warga negara Amerika Serikat.

Komisi Pemilihan Umum Sabu Raijua Kirenius Padji kepada wartawan, Jumat (5/2/2021) menjelaskan, segala tahapan pilkada sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Terkait keabsahan identitas Orient saat mendaftar, Kirenius mengaku pihaknya telah melakukan klarifikasi ke Dinas Dukcapil Kota Kupang.

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Robby Mengaku Lega

"Soal keabsahan dokumen KTP, KPU Sabun Raijua telah melakukan klarifikasi ke Dinas Dukcapil Kota Kupang, dan hasil klarifikasi itu termuat dalam berita acara yang ditandatangani oleh kepala dinas kependudukan Kota Kupang dan saya sebagai ketua KPU," ujarnya. 

Ia mengaku tidak mengetahui kepemilikan tiga KTP elektronik oleh Orient P. Riwu Kore. Pasalnya, saat mendaftarkan diri sebagai calon bupati, Orient hanya membawa satu KTP dengan alamat Kota Kupang.

Ini Alasan Polres Sumba Timur Hentikan Penyelidikan Laporan Partai Golkar Terhadap Gidion Mbilijora

"Yang kita verifikasi itu dokumen yang diserahkan ke KPU, teman-teman harus paham itu. Dokumen yang diserahkan ke KPU itu satu KTP, kami tidak tau dia punya beberapa KTP. Waktu daftar dia serahkan KTP Kota Kupang," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Lotharia Latif melakukan audiens bersama Orient P. Riwu Kore, Ketua KPU Nusa Tenggara Timur dan Ketua KPU Sabu Raijua.

"Hasil dari dialog itu, kita menghormati semua proses hukum yang sedang berjalan. Kita akan menunggu bagaimana putusan dari pemerintah pusat. Saya harapkan kekondusifan wilayah Sabu Raijua menjadi yang utama. Semua pihak harus menahan diri," Imbau Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM-Amar Ola Keda)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved