Sabtu, 11 April 2026

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Robby Mengaku Lega

Setelah disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Sikka Robby Idong mengaku sangat lega

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Pelaksanaan vaksin Covid-19 di Puskesmas Wolomarang yang diikuti pejabat publik Sikka bersama nakes. 

Setelah disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Sikka Robby Idong mengaku sangat lega

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Pelaksanaan Kick Off Vaksin Covid-19 di Kabupaten Sikka telah dimulai dan dilaksanakan. Untuk tingkat Kabupaten Sikka pelaksanaan dipusatkan di Puskesmas Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Sabtu (6/2/2021) pagi.

Yang mana pada pelaksanaan vaksin di Puskesmas Wolomarang ada pejabat publik di Sikka yang ikut divaksin bersama tenaga kesehatan (Nakes).

Ini Alasan Polres Sumba Timur Hentikan Penyelidikan Laporan Partai Golkar Terhadap Gidion Mbilijora

Pejabat publik di Sikka yang divaksin antara lain Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo atau sering disapa Bupati Robby Idong,  Kapolres Sikka, AKBP Sajimi,  Kajari Sikka, Fahmi, S.H, M.H Uskup Maumere, Mgr. Martinus Ewaldus Sedu, Pr, Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera,  Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Direktris RSUD Dr.TC. Hillers Maumere, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Ketua KNPI Kabupaten Sikka,  Kepala BJPS Maumere, Rektor Universitas Nipa Nipa Indonesia dan General Manager KSP Kopdit Obor Mas.

Dalam pelaksanaan, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo merupakan orang pertama yang dipanggil untuk melakukan vaksin dan melalui beberapa tahapan pemeriksaan sebelum di vaksin.

Renungan Harian Katolik, Sabtu 6 Februari 2021: KEKUATAN SUNYI

Setelah dinyatakan layak Bupati Sikka lalu disuntik vaksin.

Sesudah mendapatkan vaksin, Bupati Sikka kepada wartawan mengaku lega.

"Vaksin ini bagus, saya tidak rasa apa-apa, aman, tidak mual juga," kata Bupati Sikka.

Ia pun mengajak seluruh warga Kabupaten Sikka agar mengikuti vaksinasi Covid-19 guna meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi serangan Corona Virus Deiseases 2019 atau COVID-19. Uskup Maumere, Mgr. Martinus Edwaldus Sedu yang merupakan orang kedua yang dipanggil untuk melakukan pemeriksaan sebelum divaksin dinyatakan tidak bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Uskup Maumere pun melewati beberapa tahapan pemeriksaan akan tetapi tidak bisa menerima vaksin. "Saya ditunda dulu karena darah tinggi," kata Uskup Maumere.

Sementara itu, Kapolres Sikka, AKBP Sajimin yang diperiksa lalu dinyatakan layak menerima vaksin tersebut.

Selanjutnya, Rektor Unipa Indonesia, Dr. Ir. Anjelinus Vincentius, M.Si juga diperiksa dan layak menerima vaksin Covid-19.

Setelah itu, Kajari Sikka, Fahmi, S.H, M.H, Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera, Direktris RSUD Dr.TC. Hillers Maumere, dr. Mercy Parera,  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Ketua KNPI Kabupaten Sikka, Vemi Bapa,  Kepala BJPS Kesehatan Cabang Maumere, I Gusti Ngurah Arie Mayanugraha dan General Manager KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering  juga layak menerima vaksin Covid-19 usai menjalani tahap pemeriksaan.

Tampak hadir saat acara kick off pemberian vaksin, Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga meski ia dinyatakan tidak bisa mengikuti vaksinasi Covid-19.

Untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Wolomarang yang akan mengikuti vaksinasi tahap pertama bersama 15 pejabat publik di Kabupaten Sikka sebanyak 10 orang.

Informasi lain menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid 19 juga dilaksanakan di 18 puskesmas yang menjadi pusat vaksinasi di Kabupaten Sikka. Di Sikka ada 2.495 nakes yang akan mendapat vaksin Covid-19.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved