Berita Labuan Bajo Terkini

Hingga Februari 2021 Terjadi 8 Kasus DBD di Kabupaten Manggarai Barat, Ini Penjelasan Pemerintah

Hingga Februari 2021 Terjadi 8 Kasus DBD di Kabupaten Manggarai Barat, Ini Penjelasan Pemerintah Sebanyak 8 kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) terjadi

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami 

Hingga Februari 2021 Terjadi 8 Kasus DBD di Kabupaten Manggarai Barat, Ini Penjelasan Pemerintah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana.

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Sebanyak 8 kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hingga Januari 2021, Kamis (4/2/2021).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami saat dihubungi POS-KUPANG.COM.

"Sebanyak 8 kasus tersebut menyebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat dan semuanya sudah sembuh," katanya.

Paulus menuturkan, dari 8 kasus tersebut, tidak terdapat pasien yang meninggal karena DBD.

"Jadi tidak ada kematian atau korban meninggal di Kabupaten Manggarai Barat karena DBD," jelasnya.

Angka kasus DBD di Kabupaten Mabar, lanjut Paulus, dapat ditekan karena peranan dari tim di dinas hingga petugas di tingkat puskesmas.

Menurutnya, upaya yang dilakukan selama ini adalah pengamatan di tengah masyarakat dari pengamatan jentik nyamuk, gerakan 3 M, penyuluhan, pemantauan terus menerus dan pembagian bubuk abate.

"Semua puskesmas siaga," tegasnya.

Menurutnya, untuk menekan angka kasus DBD tidak terlepas dari peranan masyarakat.

Sehingga masyarakat diharapkan untuk tetap konsisten menjalankan gerakan 3M.

Gerakan 3M yakni pertama Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Kedua, Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi dan lain sebagainya; dan ketiga, Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

"Diharapkan gerakan 3M jalan dan menjaga agar sore hari tidak keluar rumah, karena pada waktu atau jam begitu bisa terjadi gigitan nyamuk," katanya.


BalasTeruskan

 
 

Pasien Terpapar Covid-19 di Kabupaten Lembata - NTT Meninggal Dunia di Ruang Isolasi, Simak INFO

 
 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami (POS-KUPANG.COM/Gecio Viana)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved