Jumat, 8 Mei 2026

Kadis Paul : Sampai Sekarang Belum Ada Fasilitas Perikanan Yang Rusak

Namun pihaknya akan terus melakukan pemantauan karena intensitas cuaca terus belum bersabahat.

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Kadis Perikanan dan Kelautan Sikka, Paul Bangkur 

Kadis Paul : Sampai Sekarang Belum Ada Fasilitas Perikanan Yang Rusak

POS-KUPANG.COM | MAUMERE--Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sikka, Paul Bangkur mengaku telah turun ke lapangan dan melakukan penyisiran sepanjang Nangahale hingga Nangahure guna mengecek fasilitas perikanan di daerah ini.

Namun hasil pantauan belum ada satu pun fasilitas perikanan yang rusak karena dihantam gelombang tinggi.

Selain memantau fasilitas perikanan, Paul mengungkapkan, kalau kapal bantuan pemerintah bagi nelayan Sikka pun ada yang rusak. Namun pihaknya akan terus melakukan pemantauan karena intensitas cuaca terus belum bersabahat.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2021) pagi, Kadis Paul menjelaskan, pihaknya memastikan bencana gelombang tinggi akan terjadi sampai akhir Februari atau sesudah tahun baru imlek. Akan tetapi prediksi itu belum pasti sehingga pihaknya akan terus memantau prakiraan cuaca dari BMKG.

‘’Kami akan pantau prakiraan cuaca dari BMKG. Yang jelas kami perlu terus mengingatkan nelayan kalau melaut harus tetap waspada,” papar Kadis Paul.

Ia mengatakan, pihaknya meminta nelayan di pesisir pantai utara dan Sikka melapor dan harus proaktif kalau ada kapal bantuan yang rusak disampaikan cepat ke dinas dalam rangka pendataan.

“Nelayan kami minta melapor ke dinas sehingga didata kalau kapal bantuan rusak karena dihantam gelombang,” ujar Kadis Paul.

Baca juga: Laksanakan Sholat Dhuha, Keutamaan Luar Biasa, Rutin Melaksanakannya akan Dicukupkan Rezekinya

Baca juga: Reaktif Antigen, Kepala BPS TTU dan Istri Lakukan Isolasi Terpusat di RS Darurat Rusunawa BTN 

Baca juga: Besok Pemkab Matim Lounching Vaksinasi Covid-19, Ini Nama 10 Orang Yang Disuntik Vaksin Sinovac

Pantauan POS-KUPANG.COM di pesisir pantai utara Sikka gelombang tinggi masih terus menghantam daerah pesisir. Pemukiman warga pun terancam dan aktivitas nelayan belum ramai karena cuaca terus menghantaui nelayan yang mau melaut.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninus)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved