Sabtu, 9 Mei 2026

Reaktif Antigen, Kepala BPS TTU dan Istri Lakukan Isolasi Terpusat di RS Darurat Rusunawa BTN 

Pasalnya pasangan suami-istri ini terkonfirmasi Positif Rapid Antigen, setelah melaksanakan rapid di Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM / DIONISIUS REBON
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara, Kristoforus Ukat 

Reaktif Antigen, Kepala BPS TTU dan Istri Lakukan Isolasi Terpusat di RS Darurat Rusunawa BTN 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-- Kepala BPS TTU bersama istri
terpaksa menjalani karantina terpusat di Rumah Sakit Darurat Rusunawa BTN, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Pasalnya pasangan suami-istri ini terkonfirmasi Positif Rapid Antigen, setelah melaksanakan rapid di Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara, Kristoforus Ukat kepada POS-KUPANG.COM, Selasa, 02/02/2021.

"Tadi pagi mereka pergi rapid antigen di RS Leona dan diperoleh hasil, beliau bersama istri positif rapid antigen," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Kristoforus, pasca dirinya melakukan komunikasi,  pasangan suami istri tersebut menyatakan siap menjalani karantina mandiri di RS Rusunawa BTN. Kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di rumah dinas yang ditempati pasangan tersebut dan di kantor tempatnya bekerja.

Ia menjelaskan, istri kepala BPS TTU itu pertama kali mengalami gejala demam dan panas disertai batuk pilek pada Selasa akhir Januari setelah kembali dari Kota Kupang.

'Malah sekarang kondisi istrinya semakin membaik, tetapi suaminya yang mulai merasakan gejala sejak kemarin. Sehingga tadi pagi mereka memutuskan untuk Rapid Antigen," jelas Kristoforus.

Ia menambahkan, berdasarkan pengakuan Kepala BPS, selama ini pihaknya menjalankan program kerja shift dan WFH sesuai instruksi Bupati TTU.

Selain itu, dijelaskan juga bahwa selama ini sampel swab dari Kabupaten TTU yang dikirim ke Laboratorium PCR RSUD Prof, Dr, W. Z Yohanes Kupang akan diperoleh hasil pemeriksaan paling cepat selama dua minggu dan paling lama satu bulan. Hal ini diperkirakan disebabkan oleh antrian sampel Swab di Laboratorium Kupang.

Selama menanti hasil pemeriksaan sampel swab di Kupang para pasien reaktif rapid antigen, akan diisolasi terpusat di RS Rusunawa BTN. 

Hingga saat ini,  lanjut Kristoforus, pihaknya masih menanti hasil pemeriksaan  50 sampel swab yang telah dikirim ke Kupang.

Menurut data yang diperoleh dari Satgas Covid-19 TTU saat ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten TTU mencapai mencapai 47 orang.

Sebanyak 35 pasien telah dinyatakn sembuh dan 12 lainnya masih dirawat.

Baca juga: UPDATE Kode Redeem FF 2 Februari 2021, Ada Elite Pass Season 21? Fitur Baru dan FF Battle in Style

Baca juga: Apakah Shalat Tarawih sebelum Melaksanakan Shalat Isya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Universitas  Nusa Nipa Lakukan Sumpah Profesi 38 Perawat lulusan Prodi Ners dan D-III Keperawatan

Baca juga: Pasien Probable Covid-19 Meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo Manggarai Barat

Sedangkan Kasus suspect, mencapai 101 orang. 59 orang masih dirawat, 39 telah dinyatakan sembuh dan 3 lainnya meninggal dunia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved