Pro kontra Abu Janda
Gus Miftah Sebut Abu Janda Kurang Ajar Gegara Twit 'Islam Arogan, Sang Ustaz: Lebih Banyak Ngaji
Gus Miftah Sebut Abu Janda Kurang Ajar Gegara Twit Islam Arogan, Sang Ustaz: Lebih Banyak Ngaji
“Kiai dan ustad (NU) saya minta maaf bukan maksud saya seperti itu,” katanya.
Gus Miftah pun menyampaikan, Arya Permadi kurang ajar.
“Melihat Permadi Arya, beliau kurang ajar. Terhadap Islam itu sendiri terutama kepada Nahdlatul Ulama,” katanya.
Gus Miftah pun menganggap Arya Permadi kurang sopan santun.
“Di Ahlussunnah wal Jamaah, kalau memberikan kontra narasi boleh, tentu dengan cara baik. Saya berharap ketika Arya Permadi memberikan kontra narasi terhadap Islam keras lebih arif, lebih beradab, lebih mengedepankan sopan santun. Apalagi dimana-mana orang tahu dia orang NU,” katanya.
NU berada di tengah-tengah, tidak terlalu ke kanan dan tidak terlalu ke kiri.
“Saya sarankan saudara Arya Permadi lebih banyak ngaji lagi,” katanya.
Gus Miftah tak bisa melarang Abu Janda untuk kritik.
“Tapi, kritik dengan cara sopan santun, boleh mengkritik orang keras tapi lebih santun,” katanya.
Gus Miftah menyampaikan Tengku Zulkarnaen bukan Islam garis keras.
"Tapi kalau saya sering berbeda pendapat sering, tapi kita sampaikan secara santun," katanya.
Gus Miftah tak hanya menemui Abu Janda sebagai warga NU.
"Abu Janda kemana-mana pakai Banser (badan otonom NU)," katanya.
Gus Miftah pun akan menemui Pandji Pragiwaksono.
"Kalau Pandji Pragiwaksono mau ketemu saya ayo, silahkan," katanya.