Gelar Latihan Kepemimpinan, Ketua IMMALA: Mahasiswa Harus Punya Tawaran Solusi Persoalan Masyarakat

24 anggota baru organisasi mahasiswa daerah tersebut. Latihan kepemimpinan yang dilaksanakan di Aula Batu Nona

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Pengurus, panitia dan perwakilan peserta foto bersama pada pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Kader IMMALA, Sabtu (30/1). 

Gelar Latihan Kepemimpinan Kader, Ketua IMMALA : Mahasiswa Harus Punya Tawaran Solusi Persoalan Masyarakat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA ) Kupang menggelar Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) bagi 24 anggota baru organisasi mahasiswa daerah tersebut. Latihan kepemimpinan yang dilaksanakan di Aula Batu Nona pada Jumat hingga Sabtu (29-30/1).

Dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Ketua IMMALA Kupang, Yohanes P.A. Manek mengatakan, sebagai mahasiswa, anggota IMMALA harus sadar akan habitusnya sebagai agen of change. Karena itu, mahasiswa harus terus berbenah meski di tengah pandemi covid-19.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Malaka hari sangat membutuhkan ide kreatif dari mahasiswa untuk menunjang pembangunan. Karena itu, sebagai calon pemimpin, mahasiswa diharapkan harus mempunyai tawaran konsep sebagai solusi persoalan masyarakat.

Ia menjelaskan, dalam era digital, mahasiswa harus sadar akan situasi dan kondisi yang serba online sehingga tidak ketinggalan informasi. Karena itu, pihaknya menghadirkan wartawan Kompas, Pos Kupang dan Viktory News untuk membagi pengalaman jurnalis dan pembelajaran bagi orang muda

Sementara itu, Alfred Dominggus Kalau, SH, senior dan mantan ketua IMMALA Kupang, menekankan bahwa kader IMMALA Kupang harus tekun dalam belajar membekali diri dalam dunia pendidikan formal dan pendidikan non formal. 

"Membangun itu butuh orang yang cerdas. Bukan sebatas kader yang pintar saja. Kabupaten Malaka butuh orang orang cerdas. Kalau pintar yah banyak orang pintar," kata alumni Fakultas hukum UKAW Kupang

Menurut Alfred, organisasi IMMALA Kupang perlu malakukan pembenahan dalam sistem dan tatanan organisasi agar dapat bersaing di zaman modern. IMMALA perlu melakukan rekonstruksi sistem dan tatanan organisasi agar dapat menjawab pekembangan zaman. 

Selain itu alfred juga menekankan bahwa IMMALA juga harus tetap mengawal agar sisa sisa perbedaan dan dinamika politik pasca pilkada Malaka 2020 tidak boleh berdampak negatif pada kemajuan kabupaten Malaka. Kita harus jadi solutor bagi masyarakat.

Baca juga: Dandim Ngada Tinjau 12 Titik Longsor di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo

Baca juga: Dikawal Ketat TNI dan Polri, 3.120 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Kota Bajawa

Menurut Alfred, ini menjadi tanggungjawab IMMALA agar tetap menjaga kondusifitas malaka. Proses pilkada masih dalam tahap sengketa di MK maka IMMALA harus bertanggung jawab untuk tetap meberikan edukasi kepada masyarakan agar tetap saling menghargai sesama dan menunggu putusan MK. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved