Jumat, 10 April 2026

Bupati Flotim Batasi Aktivitas Warga

Pemerintah Kabupaten Flores Timur ( Pemkab Flotim) membatasi aktivitas warga, termasuk aparatur sipil negara ( ASN)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Bupati Flores Timur, Antonius Hubertua Gege Hadjon 

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Pemerintah Kabupaten Flores Timur ( Pemkab Flotim) membatasi aktivitas warga, termasuk aparatur sipil negara ( ASN). Upaya ini untuk mencegah penyebaran virus Corona ( Covid-19).

Bupati Flotim, Hubertus Antonius Gege Hadjon mengatakan, hanya 50 persen ASN yang masuk kerja.

"Mulai minggu depan ASN di kantor pemerintah mulai kita batasi hanya 50 persen yang masuk kerja," kata Bupati Gege Hadjon kepada wartawan di Larantuka, Jumat (29/1/2021) sore.

Baca juga: Arsenal vs Manchester United: Menatap Rekor Baru

Menurutnya, pembatasan aktivitas warga dan ASN sampai wabah Covid-19 tidak ada. "Kalau masih ada peningkatan kasus maka pemerintah akan terus melakukan pembatasan," ujarnya.

Ia menyebut saat ini ada 96 kasus Covid-19 di Flores Timur. Kasus-kasus tersebut sudah ditangani Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Kapela di Desa Numponi

Bupati Gege Hadjon mengatakan, kasus Covid-19 di Flores Timur didominasi transmisi lokal dan pelaku perjalanan. Ia menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kewaspadaan dan meminta warga tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Kita akan terus bekerja dan berupaya mencegah penyebaran wabah ini. Semua penanganan telah dilakukan mulai dari menyiapkan tempat karantina terpusat dan menyiapkan ruangan perawatan bagi pasien yang terpapar," terang Bupati Gege Hadjon.

Terima Vaksin

Bupati Gege Hadjon menjelaskan bahwa Pemda Flotim telah menerima vaksin Covid-19, Jumat pagi. Vaksin diangkut dengan pesawat Wings Air dan dikawal aparat anggota Polri dan TNI.

Ia menyebut Pemda Flotim menerima vaksin sebanyak 4.000 vial. Vaksin tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes).

"Ada 1.906 nakes yang akan menerima vaksin Covid-19. Selain nakes, ada 10 pejabat, termasuk saya sebagai Bupati Flores Timur. Rencananya vaksin ini akan diberikan pada awal Februari kepada nakes bersama pejabat Flores Timur," ujarnya.

Menurut Gege Hadjon, vaksin telah disimpan di gudang farmasi milik Pemda Flotim.

"Saya perlu tegaskan kalau vaksin ini sangat baik untuk ketahanan tubuh sehingga tidak terkena Covid-19. Bagi saya lebih baik kita divaksin sehingga bisa terhindar dari bahaya Covid," tandas Bupati Gege hadjon.

Tribun Network mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. 'Ingat Pesan Ibu', 3M (mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak). (ris)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved