Berita Ahok

Lama Bungkam, Sosok Ini Bongkar Aib Ahok Jadi Gubernur DKI, Eks Veronica Tan Tak Berkutik, Siapa?

Lama Bungkam, Sosok Ini Bongkar Aib Ahok Jadi Gubernur DKI, Eks Veronica Tan Tak Berkutik, Siapa?

Editor: maria anitoda
Instagram @nachoseann
Lama Bungkam, Sosok Ini Bongkar Aib Ahok Jadi Gubernur DKI, Eks Veronica Tan Tak Berkutik, Siapa? 

POS-KUPANG.COM - Lama Bungkam, Sosok Ini Bongkar Aib Ahok Jadi Gubernur DKI, Eks Veronica Tan Tak Berkutik, Siapa?

Pada tahun 2016 Rustam Effendi mundur dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara setelah sempat dikritik secara terbuka oleh Gubernur DKI Jakarta yang saat itu dijabat Ahok.

Ahok, saat itu, secara terbuka menyebut Rustam Effendi tidak mendukung programnya mengatasi banjir di Jakarta.

Sementara mantan Wali Kota Jakarta Barat itu mengaku telah bekerja secara maksimal untuk memastikan program penanganan banjir di Jakarta Utara berjalan dengan baik.

Baca juga: Permintaan Meningkat, Ini Pesan Perwira Polisi yang Jadi Pendonor Plasma Awal di NTT 

Baca juga: Karir Anies Baswedan Bakal Tamat di Pilkada & Pilpres 2024, PDIP Sudah Rancang Strategi Ini, Apa?

Baca juga: Dua Tersangka Korupsi Jalan Dorarapu-Dokimatawae di Ngada Ditahan untuk Kedua Kalinya

Karena dianggap tak becus kerja dan dikritik secara terbuka, Rustam Effendi saat itu milih mundur dan menjadi salah satu pejabat Pemprov DKI Jakarta yang mundur pada era kepemimpinan Ahok.   

Dalam perbicangan khusus dengan Warkotalive.com di Kembangan, Jakarta Barat, Rustam Effendi yang kini menjadi Ketua PMI DKI Jakarta itu membongkar rahasia di balik kemundurannya tersebut.

Saat itu Rustam mengaku berbeda pandangan dengan Ahok soal rencana penertiban di salah satu wilayahnya saat itu.

"Ya saat saya mundur dari Wali Kota Jakarta Utara itu ada beda pemahaman dengan Pak Gubernur. Polanya sama tapi hanya memang strateginya yang berbeda," kata Rustam Effendi ditemui beberapa waktu lalu.

Rustam mengisahkan, saat itu Jakarta Utara tengah terjadi proses penertiban, terutama penertiban kawasan prostitusi Kalijodo, Jakarta Utara.

Ia menghendaki proses penertiban itu dilakukan dengan pola tertentu, yaitu didahului dengan  pendekatan secara persuasif.

Hanya saja, Ahok saat ini meminta untuk segera dilakukan upaya penertiban.

Atas dasar beda pandangan ini, Rustam pada akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara.

"Saat itu pimpinan meminta secepatnya, soal urusan diselesaikan belakangan. Saya bilang itu tidak bisa Pak, nah hal ini yang jadi pangkal perbedaan pandangan," katanya.

Meski sempat mengundurkan diri sebagai Wali Kota Jakarta Utara saat kepemimpinan Ahok, hubungan Rustam dengan Ahok tetap terjalin baik.

Bahkan Rustam mengaku masih menjaga silahturami dan berkomunikasi dengan mantan Gubernur DKI itu.

Baca juga: Terbongkar, Ariel NOAH Ternyata Sering Kirimkan Ini ke Agnez Mo, Isyaratkan Sedang Jatuh Cinta?

Baca juga: Kapal Induk AS Masuk Laut China Selatan, China Gelar Latihan Perang, Taiwan Siagakan Angkatan Udara

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved