KRI Escolar-871 Perkuat Lantamal VII Kupang: Aribawa Harap Lincah Seperti Ikan Escolar
PANGKALAN TNI Angkatan Laut ( Lantamal) VII Kupang mendapatkan tambahan satu unit kapal perang dengan nama KRI Escolar-871
POS-KUPANG.COM - PANGKALAN TNI Angkatan Laut ( Lantamal) VII Kupang mendapatkan tambahan satu unit kapal perang dengan nama KRI Escolar-871 setelah sebelumnya mendapatkan KRI Tongkol-813.
KRI Escolar-871 sandar di Dermaga Mako Lantamal VII Kupang, Kamis (28/1) sekitar pukul 08.15 Wita. Saat tiba, KRI Escolar-871 disambut Komandan Lantamal (Danlantamal) VII Kupang, Laksma TNI IG Kompiang Aribawa. Selanjutnya dilakukan upacara pengukuhan.
Seremoni penyambutan diawali dengan laporan Komandan KRI Escolar-871, Mayor Laut Robith Darius. Robith menyatakan seluruh awak dan kelengkapan KRI Escolar- 871 telah tiba dalam keadaan baik dan siap menjadi bagian dari armada laut Lantamal VII Kupang.
Baca juga: Tanah Longsor di Wantal Lamba Leda, Porak Porandakan Lahan Pertanian & Ancam Rumah Warga
Danlantamal Aribawa mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Lantamal VII Kupang. Kemudian dilakukan pengukuhan yang ditandai dengan penyerahan plakat Satuan Kapal Patoli (Satrol) Lantamal VII dari Danlantamal Aribawa kepada Mayor Robith.
Danlantamal Aribawa mengatakan, penambahan alutsista KRI Escolar-871 merupakan kebijakan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk membantu mengamankan wilayah kerja Lantamal VII Kupang yang sangat luas. "Dengan adanya kapal ini di wilayah NTT akan lebih kuat dan bisa berperan di wilayah perairan yang lebih jauh," katanya.
Baca juga: Tinjau Mesin Generator Oksigen, Habel Dorong Segera Diperbaiki
Ia mengungkapkan, selama ini memang patroli penegakan hukum di wilayah laut NTT sangat terbatas dan hanya di pantai saja karena kekurangan alutsista.
Danlantamal Aribawa mengatakan keberadaan KRI Escolar-871 ini merupakan bukti likuidasi Satuan Kapal Patroli Koarmada dan Satuan Keamanan Laut Lantamal serta membentuk Satrol di setiap Lantamal pada tanggal 22 Januari 2018 lalu.
Dengan terbentuknya Satrol maka kekuatan Lantamal yang semula hanya terdiri dari KAL dan Patkamla, sekarang telah diperkuat kapal patroli.
Menurutnya, peningkatan kekuatan tersebut sebagai upaya untuk memaksimalkan tugas dan fungsi dari pangkalan dalam rangka untuk mengamankan wilayah perairan dari kerawanan dan pelanggaran yang terjadi.
Ia menjelaskan, KRI Escolar-871 adalah alutsista TNI AL karya anak bangsa yang diproduksi oleh PT Caputra Mitra Sejati Banten. Kapal ini memiliki spesifikasi panjang 54,5 meter, lebar 7,9 meter dan bobot 220 Ton.
KRI Escolar-871 mampu melaju dengan kecepatan maksimal 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot dan kecepatan ekonomis 15 knot, serta memiliki ketahanan (endurance) dalam berlayar selama enam hari. "Kapal ini juga dilengkapi dengan dua unit radar dan senjata Meriam 30 mm," tambahnya.
Nama KRI Escolar diambil dari nama ikan yang memiliki habitat hidup di kedalaman laut 100 meter. Ikan itu memiliki nama lain yaitu ikan Gindara, merupakan ikan langka atau sering disebut juga ikan setan karena tampilannya menyeramkan.
Memiliki warna sisik hitam kecoklatan, mata besar menyala ketika terkena sinar dan berat yang dapat mencapai 50 kilogram lebih.
Danlantamal Aribawa menambahkan dengan filosofi Ikan Escolar yang hidup di samudera pada kawasan Tropis dan Subtropis serta kelincahan Ikan Escolar dalam menjelajahi laut lepas tersebut diharapkan KRI Escolar-871 dapat menjadi kapal pengawal samudera yang tangkas dengan prajurit-prajurit yang terampil sehingga sanggup melaksanakan pertempuran laut, anti udara, pertempuran kepulauan serta tugas tambahan yakni melaksanakan patroli laut dalam rangka menegakkan hukum laut dan melaksanakan fungsi SAR terbatas. (ryan nong/ant)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/plakat-satrol-lantamal.jpg)