Pria Asal NTT Ini Terjebak Sindikat Penipuan Kasusnya Berulang Tahun di Tangan Anak Buah Kapolri?
Beberapa saat setelah mobil itu, Yanto terpaksa terbang ke Bali. Ini terjadi karena mobil yang ia beli dari Surabaya ternyata dijual di Bali.
Pria Asal NTT Ini Terjebak Sindikat Penipuan, Kasusnya Berulang Tahun di Tangan Anak Buah Kapolri?
POS-KUPANG.COM - Sindikat penipuan kini semakin merajalela di Indonesia. Bahkan kasusnya diduga turut menggurita di tubuh Polri.
Salah satu kasus teranyar soal sindikat penipuan itu, dialami Yanto A Nuba (41), warga yang tinggal di Manokwari, Papua.
Yanto terjebak dalam sindikat penipuan ketika ia membeli mobil yang rencananya akan digunakan di Manokoari.
Beberapa saat setelah mobil itu, Yanto terpaksa terbang ke Bali. Ini terjadi karena mobil yang ia beli dari Surabaya ternyata dijual di Bali.
Yanto kemudian melaporkan kasus penggelapan mobil tersebut ke Polresta Denpasar.
Kasus yang terjadi tahun 2020 itu, sampai sekarang awal tahun 2021 ini masih belum berakhir.
Kasus ini berawal pada Maret 2020.
Saat itu pria kelahiran SoE, NTT (Nusa Tenggara Timur) membeli mobil bekas Toyota Hilux Double Cabin pada JN yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur.
Sepekan kemudian, mobil tersebut dikirim JN dari Surabaya ke Manokwari.
Namun setelah dicoba, mesin mobil tersebut bermasalah dan mobil tersebut tak bisa digunakan. Yanto lalu menghubungi JN dan JN menyanggupi untuk mengganti mobil lain.
Pria berusia 41 tahun itu pun mengirimkan kembali mobil itu berserta surat-suratnya ke Surabaya.
Kala itu JN berjanji mobil pengganti akan dikirim dan tiba di Papua pada 18 Juli 2020. Beberapa bulan berlalu, mobil yang dijanjikan JN tak kunjung tiba di depan Yanto.
Terbang ke Bali Setelah Lihat Iklan di Facebook

Di iklan tersebut, disebutkan jika mobil itu ada di Bali.