Sabtu, 13 Juni 2026

Di Kabupaten Ende Terjadi Longsor dan Belum Semua ditangani, Warga Diminta Waspada

Longsor yang terjadi di jalan nasional, antara lain di KM 17, 18 dan 21 sudah ditangani oleh pihak Balai Jalan Nasional Wilayah X.

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI.
Arus transportasi terhambat akibat longsor di KM 18, Jumat (22/1/2021). 

Di Kabupaten Ende Terjadi Longsor dan Belum Semua ditangani,  Warga Diminta Waspada

POS-KUPANG.COM | ENDE -- Januari 2021 ini sejumlah titik terutama di akses jalan, di wilayah Kabupaten Ende terjadi longsor.

Longsor yang terjadi di jalan nasional, antara lain di KM 17, 18 dan 21 sudah ditangani oleh pihak Balai Jalan Nasional Wilayah X.

"Semua titik yang longsor ruas jalan nasional Ende - Maumere sudah ditangani," kata Gusti Gusti Atmawinata, PPK 4.2 saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin (25/1/2021).

Kendati demikian, Gusti memastikan alat berat tetap ditempatkan di tiga titik lokasi longsor demi antisipasi longsor susulan.

Oleh karena itu, ia meminta warga, pengendara, agar waspada ketika melewati area rawan longsor. "Kalau alat berat stay di lokasi, supaya ada longsor kita langsung tangani," ungkapnya.

Gusti mengatakan, jalur Ende - Wolowaru. "Tahun ini ada pengerjaan long segmen di ruas jalan Ende - Wolowaru dengan dana sekitar Rp. 8,6 Miliar. Pengerjaan dimaksud termasuk tangani longsor dan kerusakan lainnya," kata Gusti.

Sementara titik longsor yang belum selesai ditangani yakni di akses jalan desa, kecamatan.

Frans Lewang, Kadis PUPR Kabupaten Ende, dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin (25/1/2021) mengakui, ada beberapa titik longsor yang belum selesai ditangani.

"Saat ini kami sedang di lokasi longsor di Lepembusukelisoke untuk tangani longsor," kata Frans Lewang. Frans mengaku belum bisa memastikan kapan longsor di Lepembusukelisoke selesai ditangani.

Sebagaimana diketahui, tiga desa di Kecamatan Lepembusukelisoke, yakni Tani Woda, Desa Detu Ara, Ratu Jeja di hingga ke Tiwu Sora Kecamatan Kota Baru, terisolir pasca terjadi longsor, Minggu (17/1/2021).

Frans mengatakan, beberapa titik longsor yang sudah ditangani antara lain di Wolowaru, tepatnya di Desa Wolokoli, sudah ditangani. Selain itu, di desa Rabu Ria, Kecamatan Ende juga sudah ditangani.

Keluhan dari Warga

Jalan utama di wilayah Kecamatan Ende, terancam tertutup total akibat longsoran tanah dan batu. Demikian pengakuan salah seorang warga Desa Nakuramba (Worombera) Yohanes Lando kepada awak media, Senin (25/1/2021).

Jalan utama ini juga menghubungkan 5 desa yang berada di wilayah Kecamatan Ende yakni, Desa Nakuramba (Worombera), Desa Peozakaramba (Teobera), Desa Rano Ramba (Nakawara), Desa Uzuramba (Kekajodho) dan Desa Uzuramba Barat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved