44 Nakes & Non Nakes Positif Rapid Antigen, RSUD dr Ben Mboi Dapat Bantuan Dari Dinkes Manggarai
saat ini sudah 44 tenaga kesehatan (Nakes) dan non Nakes di RSUD dr Ben Mboi Ruteng terkonfirmasi positif Rapid Antigen.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
44 Nakes & Non Nakes Positif Rapid Antigen, RSUD dr Ben Mboi Dapat Bantuan Dari Dinkes Manggarai
POS-KUPANG.COM | RUTENG---Manajemen RSUD dr Ben Mboi Ruteng mengalami kekurangan tenaga
tenaga kesehatan (Nakes) dan non Nakes, karena sampai dengan saat ini sudah 44 tenaga kesehatan (Nakes) dan non Nakes di RSUD dr Ben Mboi Ruteng terkonfirmasi positif Rapid Antigen.
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr Ben Mboi Ruteng, Maxmilian S. Kolbey, S.H ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (26/1/2021) menjelaskan, RSUD dr Ben Mboi Ruteng sempat mengalami kekurangan Nakes dan non Nakes untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat pasien. Sebab sudah sebanyak 44 orang Nakes dan Non Nakes Positif Rapid Antigen sejak tanggal 14 sampai 25 Januari 2021 dan 1 orang tenaga Intalasi Pemeliharaan Sarana Ruma Sakit (IPSRS) telah selesai menjalani isolasi mandiri.
Karena itu, kata Maxmilian, untuk mengatasi kekurangan Nakes dan non Nakes, manajemen RSUD dr Ben Mboi Ruteng sudah mendapat bantuan Nakes dan non Nakes dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai yaitu tenaga dokter, perawat dan tenaga analis.
"RSUD mencoba memaksimalkan tenaga yang ada dan tenaga bantuan dari Dinkes Kabupaten Manggarai,"ungkap Maxmilian.
Selain itu, kata Maxmilian, untuk mengatasi kekurangan itu juga, Nakes dan non Nakes di ruangan kelas I RSUD dr Ben Mboi Ruteng juga diperbantukan di ruangan-ruangan lain yang kekurangan tenaga. Karena itu, untuk sementara pelayanan di ruangan kelas I untuk sementara ditutup.
Baca juga: Pilkada Sumba Timur, KPU Serahkan Dokumen Paslon Terpilih ke DPRD Sumba Timur
Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 5 Kelas 2 Hal 169 170 171 173 174 175 176: Heboh Pengalamanku di Tempat Wisata
Baca juga: promo Alfamart Hari Ini Selasa 26 Januari 2021, Teh Pucuk Harum Rp5.000/2 pcs, Beli2 +Gratis1 masker
Baca juga: Jumlah Kasus DBD di Kabupaten TTS Baru 6 Kasus
"Jadi pelayanan tetap normal, Kelas 1 Utama kita sudah tutup. Tenaganya kita perbantukan di ruangan-ruangan lain yang kekurangan tenaga,"jelas Maxmilian.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)