Pelantikan Presiden AS

Bukannya Sambut Presiden Joe Biden di Gedung Putih, Malah Donald Trump-Melania Lontarkan Hinaan Ini

Pada Rabu 20 Januari 2021 pagi, Donald Trump dan Melania Trump meninggalkan Gedung Putih, Washington DC tanpa menyambut rival politiknya.

Editor: Frans Krowin
TribunPontianak.co.id
kolase Donald Trump dan Joe Biden, presiden terpilih AS 

Bukannya Sambut Presiden Joe Bide di Gedung Putih, Malah Donald Trump-Melania Lontarkan Hinaan Ini

POS-KUPANG.COM, WASHINGTON – Pada tanggal pelantikan Presiden AS, Rabu 20 Januari 2021, Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump kembali berulah.

Hari itu, keduanya bukan menyambut Presiden Terpilih AS, Joe Biden yang akan dilantik menjadi Presiden AS periode empat tahun ke depan, tapi malah meninggalkan Gedung Putih tanpa bersua dengan Joe Biden.

Ironisnya, Donald Trump bersama istri bukannya memberikan ucapan selamat, malah sebaliknya melontarkan pernyataan yang sungguh menyesakkan dada.

Bahwa pada Rabu 20 Januari 2021 pagi, Donald Trump dan Melania Trump meninggalkan Gedung Putih, Washington DC tanpa menyambut rival politiknya.

Ini terjjadi setelah mereka menanggalkan jabatan sebagai Presiden dan Ibu Negara selama masih memimpin Amerika Serikat.

Peristiwa yang dilakukan Trump bersama istrinya itu  seketika mengubah tradisi pemindahan kekuasaan yang paling bertahan lama di pemerintahan AS. Presiden lama seharusnya menyambut presiden baru di tangga Portico Utara Gedung Putih.

Selanjutnya mereka bersama-sama berkendara menuju Gedung Capitol AS, untuk upacara pelantikan.

Jurnalis senior CNN, Kate Bennet, menulis, Selasa (19/1/2021), ini satu di antara penghinaan Trump ke Biden.

Nantinya, Biden hanya akan disambut Kepala Gedung Putih, Timothy Harleth. Harleth dikenal pendukung setia Trump, yang direkrut pada 2017.

Ia sebelumnya mengurus Trump International Hotel di Washington. Harleth jelas tidak akan tinggal di pemerintahan Biden.

Selama jam-jam inilah sebagian besar barang-barang pribadi keluarga Biden akan dipindahkan ke Gedung Putih.

Menurut sumber lain yang mengetahui praktik eksekutif, semua perlengkapan Trump akan dikeluarkan. Pembersihan menyeluruh Gedung Putih akan diselesaikan.

Ekspresi lesu Presiden AS Donald Trump saat mengepalkan tinjunya setelah berbicara pada malam pemilihan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, 4 November 2020. Orang dalam Gedung Putih mengungkapkan, di balik ngototnya Trump menolak hasil Pilpres AS, Trump dilanda ketakutan akan dipenjara bila ia tidak jadi presiden karena begitu banyaknya tuntutan hukum terhadapnya.
Ekspresi lesu Presiden AS Donald Trump saat mengepalkan tinjunya setelah berbicara pada malam pemilihan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, 4 November 2020. Orang dalam Gedung Putih mengungkapkan, di balik ngototnya Trump menolak hasil Pilpres AS, Trump dilanda ketakutan akan dipenjara bila ia tidak jadi presiden karena begitu banyaknya tuntutan hukum terhadapnya. (MANDEL NGAN/AFP)

Pembersihan Ruangan dan Perlengkapan Gedung Putih

Protokol pembersihan di bagian dalam diatur Gedung Putih menggunakan kontraktor luar. Ini pekerjaan di luar pembersihan rutin yang dilakukan staf.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved