Breaking News:

Gara-Gara BLT COVID-19, Warga Desa Kalikur Lembata Adukan Mantan Penjabat Kades di Polres

Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020 Desa Kalikur yang ditetapkan dengan Peraturan Desa Tahun 2020

POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Tiga orang Warga Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata yakni Kasman Kabir, Sanusi Arsyad dan Muhammad Jafar mendatangi Polres Lembata untuk membawa surat aduan terhadap mantan Penjabat Kepala Desa Kalikur Hasan Abdullah yang diduga menyalahgunakan anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) COVID-19, Senin (18/1/2021). 

Gara-Gara BLT COVID-19, Warga Desa Kalikur Adukan Mantan Penjabat Kades di Polres Lembata 

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Tiga orang Warga Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata yakni Kasman Kabir, Sanusi Arsyad dan Muhammad Jafar mendatangi Polres Lembata untuk membawa surat aduan terhadap mantan Penjabat Kepala Desa Kalikur Hasan Abdullah yang diduga menyalahgunakan anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) COVID-19, Senin (18/1/2021).

Dalam surat aduan yang terima Pos Kupang, ketiganya melaporkan bahwa anggaran BLT Tahap III itu sudah termuat dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020 Desa Kalikur yang ditetapkan dengan Peraturan Desa Tahun 2020 tentang Perubahan APBDes Tahun 2020.

Dihubungi secara terpisah, mantan Penjabat Kepala Desa Kalikur Hasan Abdullah menerangkan bahwa pada awalnya anggaran BLT COVID-19 dan dana COVID-19 lainnya ini tidak termuat dalam APBDes induk.

Dana desa mulai dianggarkan untuk kebutuhan COVID-19 termasuk BLT saat pandemi corona mulai menerjang pada awal tahun 2020 lalu.

Dana desa sendiri memuat dua program anggaran yakni untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fisik.

Program pemberdayaan masyarakat menurut Hasan berjalan normal.

Sedangkan, dana untuk program pembangunan fisik ini yang kemudian dialihkan untuk dana COVID-19 termasuk di dalamnya anggaran untuk BLT.

Dia juga sudah meminta Kaur Keuangan Pemdes Kalikur untuk menyimpan semua bukti pembelanjaan terkait COVID-19 termasuk BLT untuk nanti dibawa ke Perubahan APBDes Tahun 2020.

Hasan mengakui, anggaran dana desa yang dimanfaatkan untuk penanggulangan COVID-19 memang cukup membengkak karena banyak warga Desa Kalikur sebagai pelaku perjalanan atau Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 yang juga dipulangkan dan diurus menggunakan dana desa. 

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved