Breaking News:

TNI Polri Datangi Tenaga Kesehatan Bila Tak Respon SMS Blast, Dari 500 Ribu Baru 71 Ribu Respon

Kemenkes Kirim 500 SMS Blast, Baru 71 Ribu Respon, Sampai Akhir Tak Respon Akan didatangi TNI Polri

Istana Presiden/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo atau Jokowi perdana disuntik vkasin Covid-19 Sinovac 

Kemenkes Kirim 500 SMS Blast, Baru 71 Ribu Respon, Sampai Akhir Tak beri Respon Akan didatangi TNI Polri

POS-KUPANG.COM | JAKARTA -- Kementerian Kesehatan melaporkan sampai hari ini ada 71 ribu tenaga kesehatan dan SDM mendukung kesehatan yang telah melakukan registrasi ulang dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Anas Ma'ruf menuturkan, pihaknya telah mengirimkan sms blast kepada 500 ribu nakes dan SDM pendukung kesehatan di 91 kabupaten/kota.

"Saat ini kurang lebih baru sekitar 71.000 yang baru melakukan registrasi dan kita tunggu sampai nanti malam angka terus bergerak terus bergerak dan angka itu dapat kita akses di dalam dashboard," ujarnya dalam konferensi pers "Update SMS Blast Vaksinasi COVID-19" yang digelar virtual, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: BPOM Ungkap Efek Samping Vaksin Covid-19 Nyeri- Demam, Jokowi Sedikit Pegal Usai 2Jam Divaksin

Baca juga: Anak Jokowi Tak Dapat Giliran Vaksin, Gibran Malah Bilang Begini: Tidak, Terima Kasih, Maksudnya?

Baca juga: Jokowi Rasakan Pegal Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Vaksin Lagi Setelah 14 Hari 

Ia pun mendorong agar tenaga kesehatan dapat segera melakukan registrasi ulang dalam rangka mensukseskan program vaksinasi nasional ini.

"Dinas kesehatan provinsi kabupaten atau kota supaya mengingatkan kembali nakes dan SDM kesehatan calon penerima pasien sasaran untuk tahap pertama ini untuk segera melakukan registrasi," harap Anas.

Nantinya Anas melanjutkan, jika tidak juga memberikan respon atau melakukan registrasi ulang, maka yang bersangkutan akan didatangi oleh petugas kesehatan yang dibantu TNI/Polri.

Baca juga: Darius Angkur : Kalau Angka Covid-19 Makin Tinggi Saya Tegaskan Segera PSBB

Baca juga: Ahli Epidemog, Pius Weraman : Tempat-Tempat Umum dan Pintu Masuk Harus Dilakukan Penjagaan Ketat

"Bagaimana yang tidak akan memberikan respon?. Ya nanti akan didatangi oleh petugas baik itu petugas kesehatan maupun juga dibantu oleh petugas dari TNI Polri, untuk mengecek Mengapa (tidak merespon) misalnya Apakah sudah terima sms atau belum, apakah sedang sakit atau memiliki komorbid," ujarnya.

Diketahui, nakes dan SDM pendukung kesehatan sebagai calon penerima vaksin Covid-19 akan divaksinasi pada 14-15 Januari 2021.

"Kick off vaksinasi COVID-19 sudah dilakukan hari ini, 13 Januari 2021 di Istana Kepresidenan Jakarta. Kemudian antara tanggal 14-15 Januari 2021 dilanjutkan vaksinasi di kabupaten/kota," terang Anas.
 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jelang Vaksinasi Covid-19, Kemenkes Harap 430 Ribu Nakes Lakukan Registrasi Ulang, https://www.tribunnews.com/corona/2021/01/13/jelang-vaksinasi-covid-19-kemenkes-harap-430ribu-nakes-lakukan-registrasi-ulang
Editor: Eko Sutriyanto

Editor: Hermina Pello
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved