Dua Daerah Ini Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19 Pertama di NTT
Dinas Kesehatan provinsi NTT melakukan penyimpanan sementara di Gudang UPT Pengelolaan Obat, Vaksin dan Perbekalan
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Dua Daerah Ini Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19 Pertama di NTT
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Vaksin Corona Sinovac yang dikirim Kementerian Kesehatan RI telah tiba di Provinsi NTT pada Selasa, 5 Januari 2021 lalu. Sebanyak 13.200 dosis vaksin itu kini sedang disimpan sementara di Gudang UPT Pengelolaan Obat, Vaksin dan Perbekalan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
Pemerintah Provinsi NTT berencana akan melakukan vaksinasi massal tahap pertama terhadap 6.600 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di fasilitas kesehatan se NTT.
Vaksinasi Covid-19 rencananya akan dimulai pada Januari 2021. Vaksinasi akan dilaksanakan setelah kesiapan tenaga vaksinasi dan cold chain di tingkat daerah disiapkan dengan baik.
Kepala Dinas Kesehatan provinsi NTT, dr Mese Ataupah mengatakan vaksinasi perdana kepada tenaga kesehatan akan dilakukan hanya di dua wilayah atau daerah saja. Proses vaksinasi ini akan berlangsung setelah vaksinasi Forkopimda Provinsi NTT.
"Setelah vaksinasi Forkompinda, perdana hanya Kabupaten Kupang dan Kota Kupang saja," ujar dr Mese kepada POS-KUPANG.COM, Senin (11/1).
Ia mengatakan, waktu pelaksanaan vaksinasi akan disesuaikan dengan kesiapan masing masing daerah. "Pelaksanaan nanti tergantung kesiapan Kabupaten kota masing masing," kata dr Mese.
Saat ini, Dinas Kesehatan provinsi NTT melakukan penyimpanan sementara di Gudang UPT Pengelolaan Obat, Vaksin dan Perbekalan Kesehatan tersebut.
Menurut dr. Mese, vaksin tersebut sangat sensitif sehingga penyimpanan harus dilakukan dengan baik. Penyimpanan vaksin tersebut ditempatkan pada cold chain dengan suhu antara 2-8 derajat celcius.
Ia menjelaskan, sebanyak 400 tenaga vaksinator dari seluruh NTT sedang disiapkan untuk melaksanakan vaksinasi massal. Mereka mengikuti pelatihan secara daring. Pelatihan tahap pertama terhadap 200 tenaga vaksinator sudah dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu, 7-9 Januari 2021 kemarin.
"Pokoknya setelah pelatihan, kita distribusi. Sebelum Februari kita sudah vaksinasi," pungkas dr. Mese.
Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat juga belum memastikan akan menjadi orang pertama di NTT yang divaksin dengan vaksin buatan China itu.
Ketika ditanya wartawan usai mengikuti acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat oleh Presiden RI (secara virtual) dari Ruang Rapat Gubernur NTT pada Selasa (5/1) sore, Gubernur Viktor tidak menjawab secara gamblang.
"Saya kan nggak pakai yang gitu, kita beli aja cukup, masa pake yang gratis," ujar Gubernur Viktor setengah bercanda.
Ia mengatakan, vaksinasi tahap pertama akan diberikan kepada para tenaga medis. Selanjutnya, akan diberikan kepada TNI-Polri dan seluruh ASN.
Baca juga: Pasca Wagub Josef Nae Soi Positif Corona, 34 Pejabat Utama Pemprov NTT Jalani Pemeriksaan Swab
Baca juga: Wagub NTT Josef Nae Soi Positif Covid-19
Baca juga: Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Disebut Calon Tunggal Kapolri,Ternyata Pernah Ajudan Presiden Jokowi
"Vaksin pertama untuk tenaga kesehatan tapi masih kurang vaksinnya, nanti datang lagi setelah kita urus tenaga kesehatan selesai baru TNI Polri dan ASN," ujar Gubernur Viktor. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )