Bed Ruang Isolasi Covid-19 RS Siloam Kupang Penuh
sebanyak 417 pasien dinyatakan sembuh, 31 meninggal dan kini 696 pasien masih dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Bed Ruang Isolasi Covid-19 RS Siloam Kupang Penuh
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kasus positif Covid-19 di Kota Kupang kian tak terbendung. Pada Jumat, 8 Januari 2020, jumlah kasus positif baru di Kota Kupang bahkan mencapai 49 orang. Dengan tambahan jumlah tersebut maka total kasus positif di Kota Kupang menjadi 1.144 kasus.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 417 pasien dinyatakan sembuh, 31 meninggal dan kini 696 pasien masih dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri.
Di tengah tren meningkatnya kasus positif baru tersebut, kondisi dan daya tampung rumah sakit untuk pasien Covid-19 di Kota Kupang menjadi taruhan.
Di rumah sakit Siloam Kupang misalnya. Berdasarkan keterangan Direktur, dr. Hans Lie pada Sabtu (9/1) sore, ruang Isolasi untuk pasien Covid-19 di rumah sakit milik Siloam group itu telah penuh. Seluruh bed (tempat tidur-red) yang disiapkan untuk merawat pasien positif Covid-19 telah terisi pasien.
"Kita punya 16 bed dan semuanya telah terisi penuh," ujar dr. Hans Lie ketika dihubungi POS-KUPANG.COM melalui sambungan telepon.
Ia mengatakan, jumlah itu telah telah mengalami penambahan dari dari slot yang disiapkan sebelumnya.
Sebelumnya dr. Hans Lie juga telah mengingatkan bahwa peluang penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Kupang masih akan terus terjadi dalam jumlah besar. Karena itu, stakeholder diharapkan dapat tanggao dan bersiap untuk hal itu.
"Karena kemungkinan kasus akan bertambah banyak. Harapannya dari pemerintah bersiap siap untuk ketersediaan tempat tidur terutama untuk kasus sedang berat khususnya kasus berat," kata dr Hans kepada POS-KUPANG.COM.
Ia mengatakan, berdasrkan prediksi pihaknya, kasus positif Covid-19 akan tambah banyak karena trend saat ini sedang meningkat
Dengan kondisi tersebut, RS Siloam telah menambah bed atau tempat tidur di ruang perawatan atau isolasi Covid-19 agar dapat mengcover pasien.
"Sekarang ini hampir setiap hari ada yang masuk (pasien covid-19), sehingga kita berusaha untuk tingkatkan layanan juga," katanya.
Menurut dr. Hans, pihaknya mendapat donasi dari pemerintah berupa obat, alat pelindung diri serta pemeriksaan swab. Namun demikian, ia berharap pemeringah juga bisa menyuport ventilator untuk rumah sakit menimbang saat ini kasus berat (Covid-19) sedang meningkat.
Selain itu, ia juga menyorot gejala pasien positif Covid-19 yang kini semakin tidak khas.
Baca juga: Kejadian Aneh Dialami Sarwendah di Kamar Mandi, Panggil Ruben Onsu Telapak Tangan Itu Menghilang
Baca juga: Wakil Walikota Kupang Sebut PSBB / PPKM Perlu Kajian Data dan Izin Pemerintah Pusat
"Harapannya pemerintah suport ventilator, karena sekarang kasus berat meningkat dan gejala semakin tidak khas," unarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)