Breaking News:

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpurdi Jalan Utama Motaain-Atapupu

Warga bersama prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB bergotong royong membersihkan lumpur

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Warga bersama prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB bergotong royong membersihkan lumpur di jalan utama Motaain-Atapupu, Kabupaten Belu Senin (4/1/2021). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA-----Warga bersama prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB bergotong royong membersihkan lumpur yang tertimbun di jalan utama Motaain-Atapupu, Kabupaten Belu Senin (4/1/2021).

Lumpur yang dibawa banjir, Minggu (3/1/2020) itu menumpuk di badan jalan hingga menutup badan jalan sekitar belasan meter dan tebalnya hampir 10 centimeter. Selain lumpur, sampah lainnya juga beserakan di badan jalan. Kondisi ini persis berada di jalan utama Motaain-Atapupu tetapnya di Dusun Halibada, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Baca juga: Manajemen RSUD Atambua Sudah Input Data Tenaga Kesehatan

Dansatgas Pamtas Yonif RK 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan, Senin (4/1/2021) mengatakan, hujan deras yang terjadi sehari sebelumnya telah menimbulkan luapan air ke badan jalan. Bersamaan dengan bajir, material lumpur dan sampah juga terbawa banjir ke badan jalan sehingga badan jalan tertimbun lumpur.

Kondisi ini sangat mengganggu para pengguna jalan karena jalan berlumpur dan licin. Bila tidak ditangani segera bisa menimbulkan kecelakaan yang dapat mengancam nyawa pengguna jalan.

Melihat kondisi demikian, personel Pos Motaain bersama warga setempat berinisiatif untuk membersihkan lumpur dengan peralatan seadanya.

Baca juga: Tim Kesehatan FLM Pamit Dari Lembata

Menurut Dansatgas, kondisi jalan tertimbun lumpur saat itu merupakan dampak dari banjir yang tidak mampu dibendung manusia. Namun, untuk membersihkan sampah dan lumpur di jalan umum seperti itu merupakan tanggungjawab bersama. Melihat jenis pekerjaannya sangat sulit maka perlu gotong royong.

Kehadiran TNI dalam kegiatan itu sebagai betuk motivasi bagi masyarakat agar nilai gotong royong tetap dipertahankan. Karena dengan gotong royong, sesulit apapun pekerjaannya dapat diselesaikan.

Warga Dusun Halibafa, Rafael Mau (50) menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah membersihlan jalan dari timbunan lumpur. Rafael juga berterima kasih kepada anggota Satgas Pamtas dari Pos Motaain yang telah membantu membersihkan jalan tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved