Uniflor Ende Raih Penghargaan Dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan

Uniflor Ende berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam kategori sebagai perguruan tinggi swasta

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Romualdus Pius
Tim LPPM Uniflor Ende saat melakukan kegiatan di Desa Randotonda, Kecamatan Ende,Kabupaten Ende, beberapa waktu lalu. 

POS-KUPANG.COM | ENDE---Universitas Flores ( Uniflor) Ende berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam kategori sebagai perguruan tinggi swasta dengan perolehan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terbanyak tahun 2020 terbaik nomor 1.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ( LPPM) Uniflor Ende, Dr Willybrodus Lanamana, MMA mengatakan hal itu kepada POS KUPANG.COM, Senin (4/1/2021) di Ende.

Willybrodus mengatakan pemberian penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada Uniflor merupakan suatu bentuk penghargaan dari pemerintah dalam hal ini pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atas kerja keras dan usaha Uniflor selama ini dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: Masalah Serius Pengembangan Labuan Bajo, Sandiaga Sebut Sampah jadi Masalah Seksi

Pihaknya berharap dengan adanya penghargaan tersebut semakin memacu para dosen untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Willybrodus menjelaskan Kampus Uniflor memiliki lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan pihak Yayasan mendorong untuk selalu melakukan penelitian sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: NTT Dapat 13 Ribu Vaksin Corona Esok Tiba Kupang

"Atas dorongan dari pihak yayasan yang meminta agar dalam melakukan penelitian tidak semata-mata mengandalkan sumber dana dari pihak yayasan maka tim peniliti mengajukan proposal kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI semenjak tahun 2018," ujar Wilybrodus.

Proposal yang diajukan LPPM Uniflor jelas Willybrodus disetujui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan memberikan bantuan dana secara bertahap dan jumlahnya terus mengalami peningkatan setiap tahun.

"Pada tahun 2018 LPPM Uniflor mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 400 Juta lalu di tahun 2019 meningkat menjadi 600 Juta serta tahun 2020 kembali bertambah menjadi 800 Juta dan kami menargetkan di tahun 2021 menjadi Rp 1 Miliar" kata Willybrodus.

Menurut Willybrodus pihak Kementrian Pendidiikan dan Kebudayaan RI melihat bahwa LPPM Uniflor Ende dinlai berhasil tidak saja menjadi perguruan tinggi swasata dengan penyerapan dana yang terbesar namun juga berhasil melakukan penelitian yang bermuaran pada kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh LPPM Uniflor Ende yang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI adalah program pengembangan desa mitra di Desa Randotonda, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende yang sudah dimulai sejak Bulan Februari 2020.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif), Dr Laurentius Gadi Djou, Akt memberikan apresiasi kepada LPPM Uniflor Ende yang berhasil meraih penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Pihaknya berharap dengan adanya penghargaan tersebut semakin menambah motivasi LPPM Uniflor Ende untuk melakukan peneltian dan pengabdian kepada masyarakat.

Laurentius mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan di Denpasar, Bali, pada 17 Desember 2020 dan diterima oleh perwakilan dari Uniflor Ende.

Penghargaan itu ditandatangani oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII, Prof Dr Nengah Dasi Astawa, Msi. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved