Khazanah Islam

LENGKAP Panduan Mengerjakan Sholat Dhuha, Niat, Tata Cara hingga Waktu yang Afdal Melaksanakannya

Selain sholat wajib yakni sholat lima waktu, dianjurkan Rasulullah SAW di pagi hari mengerjakan sholat Dhuha.

Editor: Benny Dasman
Tribun Manado
Ilustrasi Sholat Dhuha di pagi hari 

Lafadz niat sholat Dhuha

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat Sholat Sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Adapun lafadz niat yang lebih panjang sebagai berikut:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat Sholat Sunnah Dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala”

Berikut tata cara sholat Dhuha

Bagaimana tata cara sholat Dhuha?

Adapun sholat Dhuha dikerjakan dua rakaat salam – dua rakaat salam.

Selain itu,  jumlah rakaatnya, minimal dua rakaat. Rasulullah kadang mengerjakan sholat Dhuha empat rakaat, kadang delapan rakaat.

Namun sebagian ulama tidak membatasi. Ada yang mengatakan 12 rakaat, ada yang yang mengatakan bisa lebih banyak lagi hingga waktu dhuha habis.

عَنْ أُمِّ هَانِئٍ بِنْتِ أَبِى طَالِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَوْمَ الْفَتْحِ صَلَّى سُبْحَةَ الضُّحَى ثَمَانِىَ رَكَعَاتٍ يُسَلِّمُ مِنْ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ
Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan Sholat Dhuha sebanyak delapan rakaat.

Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam (HR. Abu Dawud; shahih)

Tata caranya sama dengan Sholat Sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

- Niat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved