Altar Gereja di Labuan Bajo Manggarai Barat Terbakar Ini keterangan saksi Bella Mulia
Altar Gereja Maria Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat terbakar, begini Keterangan Saksi Bella Mulia
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Altar Gereja Maria Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat terbakar, Jumat (25/12/2020). Begini Keterangan Saksi Bella Mulia.
Kebakaran yang menghanguskan altar gereja beserta beberapa peralatan misa ini terjadi sekitar pukul 13.30 Wita.
Kobaran api yang ada mengagetkan sejumlah orang yang berada di sekitar gereja. Saksi yang ikut memadamkan api, Bella Mulia menuturkan, kejadian berlangsung pada pukul 13.30 Wita.
Baca juga: Anggota DPRD Sikka Ini Merasa Prihatin Curas di Puskesmas Habibola
Saat itu, lanjut Bella, ia bersama beberapa teman-temannya sedang duduk di Paroki Gereja. Tiba tiba dari dalam Gereja terdengar suara teriakan kebakaran.
"Kami lagi duduk istirahat paroki, tiba-tiba kami dengar ada orang yang berteriak dari dalam gereja, bahwa gereja kebakaran dan meminta kami untuk mengambil air. Kami langsung masuk ke dalam gereja dan melihat hampir seluruh meja altar telah terbakar. Kandang natal semuanya sudah terbakar," kata Bella kepada awak media.
Baca juga: Satgas Covid-19 Sumba Barat Awasi 7 Pasien Positip Virus Corona Jalani Karantina Mandiri
Dijelaskannya, orang yang pertamakali berteriak kebakaran merupakan tamu yang berkunjung ke gereja untuk berdoa.
"Mereka tamu yang datang berdoa. Waktu saya datang meja altar sudah terbakar semua. Kandang natal yang berada disamping meja altar juga sudah hangus. Kami ada tiga orang perempuan dan 6 laki-laki," katanya.
Beruntung kobaran api tidak sampai melahap langit-langit mimbar gereja, karena api sudah lebih dulu dipadamkan.
Selain itu, sebanyak 3 buah kursi yang biasa dipakai oleh imam dan pastor serta dua podium bacaan juga bisa diselamatkan, meskipun pada salah satu kursi tersebut sempat terbakar.
Namun demikian, sejumlah perlengkapan yang berada di altar gereja seperti meja, lilin, buku doa, karpet, kandang natal terlihat hangus terbakar.
Sementara Itu, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Libartino Silaban, S.H., S.I.K., menjelaskan penyebab kebakaran belum bisa dipastikan.
Pihaknya pun masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.
"Terjadi kebakaran di mimbar gereja. Untuk sementara kami masih mendalami dengan melakukan proses penyelidikan," katanya.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat disekitar Gereja Maria Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi yang sempat mengambil foto dan video puing-puing sisa kebakaran di Altar Gereja untuk tidak meng-share atau dipublikasikan di media sosial guna menghindari keresahan serta hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengupload atau mengshare foto atau video Kejadian ini di medos sehinggah dapat membuat keresahan di tengah masyarakat. Kami minta kerja samanya untuk memberikan informasi dan menenangkan diri agar tidak melebar kemana-mana," katanya.
Pihak kepolisian pun telah memasang garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/altar-gereja-di-labuan-bajo-kabupaten-mabar-terbakar.jpg)