Pengamat Politik, Dr. Ahmad Atang : Ada Harapan Bagi NTT Terhadap Enam Menteri Baru

pergantian sebagaimana terjadi pada kementrian agama, perdagangan, kesehatan dan pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Dr. Ahmad Atang 

Pengamat Politik, Dr. Ahmad Atang : Ada Harapan Bagi NTT Terhadap Enam Menteri Baru

POS-KUPANG-COM | KUPANG-- Presiden Jokowi secara resmi telah mengumumkan 6 orang menteri pada kabinet Indonesia maju. 

Ada pengisian jabatan kementrian karena kasus korupsi sebagaimana pada kementrian sosial dan perikanan. Namun ada juga terjadi pergantian sebagaimana terjadi pada kementrian agama, perdagangan, kesehatan dan pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Bagi kita, pergantian ini merupakan hak prerogatif presiden, namun ada harapan bagi NTT terhadap menteri yang baru diangkat tersebut," Kata Pengamat Politik, Dr. Ahmad Atang dari Universitas Muhammadiyah Kupang kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (22/12).

Sejalan dengan orientasi pembangunan NTT yang menekankan pada sektor pariwisata, maka penunjukan Sandiaga Uno diharapkan dapat memperkuat ekonomi pariwisata NTT khususnya di Labuan Bajo. 

Dengan demikian ada sinerjisitas program ekonomi pariwisata pusat dan daerah.

"Begitu juga, NTT sebagai daerah kepulauan yang berbasis perikanan dan kelautan, maka kita berharap menteri KKP dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sumberdaya kelautan dan perikanan di NTT," jelasnya

Diangkatnya Yaqut Cholil Qoumas sebagai menteri agama, Kata Dr. Ahmad, tentu Jokowi memiliki pertimbangan lain yang lebih strategis, namun suatu hal yang pasti bahwa seorang menteri agama harus mampu menjaga pluralisme dan kemajemukan masyarakat Indonesia sebagai sebuah fakta sosial. 

Di tengah maraknya gerakan radikalisme dan intoleran yang mengancam kebhinekaan, maka diangkatnya Yaqut dari kalangan NU diharapkan dapat meredam kekuatan politik aliran yang cenderung anarkisme dalam berhadapan dengan negara. 

Sebagai provinsi yang menggambarkan miniatur Indonesia, maka NTT merupakan Nusa terindah toleransi dapat menjadi barometer dibangunnya kerukunan di negeri ini.

Baca juga: Pimpinan DPRD Memaknai Hari Ibu, Inche Sayuna: Kebijakan Pembangunan Harus Responsif Pada Perempuan

Baca juga: Memaknai Hari Ibu, Perempuan NTT Didorong Tidak Ragu Menampilkan Diri

"NU memiliki tradisi yang selalu mengedepankan semangat pluralisme, sehingga pengangkatan ketua Umum GP Ansor tersebut menurut saya sudah sangat tepat. Selamat mengemban amanah untuk Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved