Launching 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' Secara Virtual: Kualitas Pariwisata NTT Lengkap 

tidak hanya semata-mata pada budaya dan atraksi alamnya, tetapi juga harus memperhatikan infrastruktur dan supplay chain-nya. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Launching 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' Secara Virtual: Kualitas Pariwisata NTT Lengkap 
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat launching buku 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' yang berlangsung virtual dari Kantor Gubernur NTT, Selasa (22/12). 

Launching 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' : Kualitas Pariwisata di NTT Lengkap 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi NTT melaunching buku 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia'. Acara launching buku oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang berlangsung virtual dilaksanakan dari Kantor Gubernur NTT, Selasa (22/12). 

Buku yang memuat ulasan pariwisata NTT itu ditulis duet Sapta Nirwandar dan Frans Teguh. 

Dalam sambutannya, Gubernur Laiskodat berharap buku 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' yang diterbitkan itu memberikan pengayaan untuk industri pariwisata di NTT. 

Pembangunan pariwisata, menurut Gubernur Laiskodat, tidak hanya semata-mata pada budaya dan atraksi alamnya, tetapi juga harus memperhatikan infrastruktur dan supplay chain-nya. 

Mantan ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu mengatakan rantai pasok pendukung pariwisata seperti bahan makanan harus berasal dari daerah agar bisa menggerakkan ekonomi daerah tersebut. Hal tersebut juga dilakukan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonominya di masa pandemi ini. 

"Kita belajar dari Provinsi Bali yang pariwisatanya bagus namun rantai pasoknya datang dari luar sehingga pada pandemi Covid-19 ini ekonominya bertumbuh negatif pada angka 12," kata Gubernur Laiskodat.

Pemerintah bersama masyarakat, kata Gubernur Laiskodat, harus memiliki kesadaran yang sama dan keberlanjutan untuk mendukung dan mencapai kelayakan ekonomi di wilayah. 

Gubernur Laiskodat, atas nama pemerintah dan masyarakat NTT menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penulis; Sapta Nirwandar dan Frans Teguh. 

"Khusus untuk Bapak Frans Teguh, saya apresiasi dan ucapkan terima kasih karena sudah memberikan ide-ide hebat bagi pembangunan pariwisata di Nusa Tenggara Timur," tambahnya.

Harapannya, kekayaan pariwisata berupa atraksi alam dan budaya terus menjadi prime mover pariwisata NTT. 

Dengan adanya energi terbarukan panas matahari di Pulau Timor dan Sumba akan mendukung kebutuhan pengembangan industri pariwisata secara berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Kedua penulis buku tersebut, Sapta Nirwandar dan Frans Teguh memuji NTT yang memiliki kualitas pariwisata yang cukup lengkap. 

Menurut mereka, bentangan kepulauan dan laut yang luas, serta destinasi alam yang eksotis dan budaya yang beragam akan sangat bernilai di mata dunia. Hal tersebut dilihat dari berbagai destinasi pariwisata yang hanya ada di NTT seperti Pulau Komodo dan Danau Kelimutu. 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat launching buku 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' yang berlangsung virtual dari Kantor Gubernur NTT, Selasa (22/12)
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat launching buku 'Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia' yang berlangsung virtual dari Kantor Gubernur NTT, Selasa (22/12) (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Baca juga: Apakah Map Cokelat Itu Berisi Akte & Foto Nindi? Aldebaran Salah Ambil Map? Ikatan Cinta Malam Ini

Baca juga: Ada Rahasia Reyna yang Tak Diketahu Andin, Apakah Akan Terungkap? Ikatan Cinta Rabu 23/12/2020

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan NTT yang memiliki destinasi pariwisata terbaik versi Lonely Planet akan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Nama NTT juga Indonesia akan semakin dikenal di bidang pariwisata. (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved