Breaking News:

Webinar Jasa Raharja dan Polda NTT

Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Iroth Laurens: Kematian Akibat Lakalantas Lebih Tinggi dari Covid-19

Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Iroth Laurens Recky SIK mengungkapkan angka kematian karena kecelakaan lalulintas di Indonesia lebih tinggi dari Covid

Webinar Jasa Raharja
Kombes Pol Iroth Laurens Recky SIK. Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Iroth Laurens: Kematian Akibat Lakalantas Lebih Tinggi dari Covid-19 

Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Iroth Laurens: Angka Kematian Akibat Lakalantas Lebih Tinggi dari Covid-19

POS-KUPANG.COM - Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Iroth Laurens Recky SIK mengungkapkan angka kematian karena kecelakaan lalulintas di Indonesia lebih tinggi dari Covid-19.

"DI Indonesia yang meniggal 19 ribu lebih. di NTT 373 jiwa. Per hari satu korban jiwa di NT," kata Kombes Pol Iroth Laurens Recky dalam Webinar Drive Safe, Save Other, Rabu (23/12/2020).

KOndisi ini menurutnya sangat disayangkan.

"Sangat disayangkan. Dan ini menjadi tangguhgjawab kita. Polisi lalulintas untuk membina masyarakat," tegasnya.

Kombes Pol Iroth Laurens Recky menjelaskan semua punya pengetahuan dan pengalaman yang berbeda-beda.

Sehingga punya kewajiban untuk mengingatkan satu sama lain, terkait dengan menjaga keselamatan di jalan raya.

Termasuk dengan teman sebaya, atau masyarakat lainnya yang memang perlu untuk diedukasi.

Satu di antaranya adalah lampu merah dilarang belok kiri langsung.

"Pada saat lampu merah, belok kiri langsung. Di jawa sudah tidak boleh. Di Kupang masih belok kiri langsung. Memang perlu pembinaan ataupun sosialisasi dari kita. Seharunya polisi yang harus turun tangan," ujarnya.

Kombes Pol Iroth Laurens Recky menjelaskan kecelakaan terjadi karena sebab akibat.

Penyebab itu di antaranya adalah karena kecepatan.

"Kecelakaan lalulintasini penyebab utamanya adalah 98 persen kecepatan. Seandainya bisa kita kurangi kecepatan kendaraan, misalnya 40 kilometer per jam, saya rasa kita bisa tekan kecelakaan yang fatal," papar Kombes Pol Iroth Laurens Recky

"Kita bisa bayangkan, jalan yang yang dibuat ini untuk memudahkan masyaraakt dalam rangka memudahkan ekonomi, tapi malah menimbulkan korban kecelakaan," kata dia.

LINK WEBINAR JASA RAHARJA

Penulis: Hasyim Ashari
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved