Malam Ini Gibran 'Mengadu' ke Jokowi Bicarakan Tudingan Kepadanya Soal Kasus Bansos Juliari Batubara

Gibran mengatakan, "Nanti malam aja. Masalah gini ini saya selesaikan sendiri," kata Gibran seusai membagikan sejumlah paket bantuan kepada warga Solo

Editor: Frans Krowin
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gibran Rakabuming Raka beorasi di atas panggung di halaman kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Panti Marhaen, usai dirinya resmi mendaftar sebagai bakal calon wali kota Solo untuk periode 2020-2025, Kamis (12/12/2019). 

Malam Ini Gibran 'Mengadu' ke Jokowi Bicarakan Tudingan Kepadanya Kasus Bansos Juliari Batubara

POS-KUPANG.COM, SOLO - Sampai Senin 21 Desember 2020 petang, Gibran Rakabuming Raka belum menghubungi ayahnya, Presiden Jokowi soal tudingan proyek bansos Kementerian Sosial yang dialamatkan kepadanya.

Tanpa menjelaskan mengapa canggung menghubungi ayahnya yang saat ini merupakan orang nomor satu di Indonesia, Gibran justeru menjawabnya dengan kalimat yang tak di sangka-sangka.

Gibran mengatakan, "Nanti malam aja. Masalah gini ini saya selesaikan sendiri," kata Gibran ketika ditemui seusai membagikan sejumlah paket bantuan kepada warga Solo.

Saat ini nama Gibran disebut-sebut telah memberi rekomendasi ke eks Kemensos Juliari Batubara, untuk memesan tas bingkisan Bansos ke Sritex.

Gibran bahkan menyatakan siap diproses jika hal itu terbukti.

"Tidak benar itu, berita tidak benar itu. Saya tidak pernah beri rekomendasi soal goodie bag itu, nggak pernah seperti itu."

"Silakan crosscheck ke KPK, silakan crosscheck ke Sritex," kata Gibran 

Gibran juga menyatakan, dia siap diproses secara hukum bila ada bukti terseret kasus Bansos Juliari Batubara itu.

Mengenai sosok Juliari, Gibran malah mengaku belum sekali pun bertemu.

"Ya kenal, tapi tidak pernah bertemu," kata Gibran.

Gibran pun menyesalkan pemberitaan yang beredar.

Ia mengaku tidak pernah cawe-cawe di proyek Bansos, termasuk memberi rekomendasi soal pengadaan barang.

"Saya tidak pernah ikut-ikut soal gituan,"

"Kalau saya mau korupsi, kenapa baru sekarang, kenapa gak dari dulu,"

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved