Timor Leste Meski Hanya Negara Kecil dan Miskin , Tapi Disukai China, Ini Kelebihan Bumi Lorosae
Timor Leste memiliki populasi hanya 1,2 juta di area seluas 14.800 kilometer persegi. Luas itu kira-kira hanya 20 kali dari luas Singapura
Timor Leste Meski Hanya Negara Kecil dan Miskin , Tapi Disukai China, Ini Kelebihan Bumi Lorosae
POS KUPANG.COM -- China sejak awal sudah mulai mendukung Timor Leste sebagai negara merdeka
Bukan itu saja, negeri panda juga mendukung angaran untuk pembangunan di negara di bagian timur Indonesia itu
Timor Leste adalah sebuah negara yang terletak di antara Indonesia dan Australia.
Negara ini sangat kecil, dan tidak kaya, pendapatan utaman negara ini bergantung pada minyak bumi di laut Timor.
Di Timor Leste memiliki populasi hanya 1,2 juta di area seluas 14.800 kilometer persegi. Luas itu kira-kira hanya 20 kali dari luas Singapura.
PDB negara itu menurut Bank Dunia tahun 2017, hanya sekitar 3 miliar dollar AS, atau sekitar Rp42 Triliun yang hanya seperempat dari Laos.
Baca juga: Andhika Pratama Akui Jurang Pemisah Imbas Nikahi Ussy Sulistiawaty yang 6 Tahun Lebih Tua
Baca juga: Perangai Asli Puput Nastiti Devi Dibongkar Tetangga, Pantas Saja Ahok Makin Sayang ke Mantan Polwan
Baca juga: Lepas dari NRKI, Timor Leste Ternyata Masih Butuh Indonesia, Ribuan Ton Barang Dikirim Tiap Minggu
Baca juga: Nikita Mirzani Diacam Akan Dibunuh Usai Berseteru dengan Ormas , Masih ada Rasa Takut?
Merdeka sejak 1999, negara ini memiliki kondisi ekonomi yang jalan ditempat hingga kini.
Situasinya makin rumit, semenjak Covid-19 menyerang negara ini kesulitan untuk bergerak keluar dari zona kemiskinan.
Rakyatnya sebagian besar hidup dalam kemiskinan, dan memiliki mata pencaharian sebagai petani.
Lantas, mengapa negara kecil dan miskin ini membuat China sangat tertarik, bahkan sampai rela menggelontorkan uangnya?
Alasan utamanya sebenarnya adalah Timor Leste dikaruniai dengan lokasi strategis, serta sumber daya alam melimpah.
Profesor Zhang Mingliang dari Institut Kajian Asia Tenggara di Universitas Jinan di Guangzhou menunjukkan bahwa Timor Leste berada dalam posisi unik.
Sebagai penghubung antara Asia Tenggara dan Pasifik Selatan, dan merupakan pusat geopolitik antara Pasifik dan samudra Hindia, sedangkan Laut Timor kaya akan cadangan minyak.
Dia berkata, "Dalam beberapa tahun terakhir, China telah berinvestasi cukup banyak di Pasifik Selatan, dan jelas lebih tertarik daripada Eropa dan Jepang di Timor Leste."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapal-perang-china-saat-bersndar-di-pelabuhan-dili-dan-disambut-meriah-warga-timor-leste.jpg)