Timor Leste
Timor Leste Dulu Ngotot Merdeka Kini Terima Imbasnya, Denny Siregar: Percaya Gombalan Australia Sih!
Dulu Ngotot Voting Demi Bisa Merdeka Jadi Negara Sendiri, Kini Timor Leste Terima Imbasnya dan Merengek Minta Balik ke NKRI
tak hanya itu saja, laman Heritage bahkan menyebutkan skor kebebasan ekonomi Timor Leste adalah 45,9.
Skor tersebut menjadikan negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia tersebut menduduki peringkat 171 negara di dunia dalam indeks 2020.
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di Timor Leste disebut jadi penyebabnya, lantaran lemah meski ada peningkatan sejak tahun 2009.
Bahkan perekonomian negara yang berbatasan laut dengan Australia ini mengenai perekonomiannya hanya bergantung dari pengeluaran negaranya saja.
Dan untuk pemasukan, Timor Leste hanya bergantung pada sektor perminyakan saja.
Oleh karena itu, menurut laporan Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi Timor Leste tahun 2020 dicap yang paling rendah di kawasan Asia Tenggara.
negara dengan nama resmi Republica Democratica de Timor Leste akhirnya masuk dalam daftar negara paling miskin di dunia.
Angka PDB per kapita Timor Leste diperkirakan akan mencapai 2.356 dollar AS atau sekitar Rp 34,23 juta (kurs Rp 14.532) pada Desember 2020.
Pencapaian Timor Leste ini berada jauh dari pendapatan per kapita Indonesia pada tahun 2019 lalu sebesar 4.174,9 dollar AS atau sekitar Rp 60 juta.
Hal itu juga dikarenakan perekonomian Timor Leste masih bergantung dari barang-barang impor terutama dari Australia.
Timor Leste sendiri masih mengandalkan pemasukan dari hasil minyak.
Pada tahun 2019 lalu, produksi minyak Timor Leste mencapai 38 juta barel setara minyak (BOE) yang banyak dikerjasamakan dengan Australia.
Mengutip data Timor Leste Economic Report yang dirilis Bank Dunia pada April 2020, ekonomi Timor Leste bakal semakin terpuruk di 2020 karena pandemi virus corona (Covid-19) dan kondisi politik yang belum stabil.
Setidaknya Pemerintah Timor Leste telah mencairkan dana sebesar 250 juta dari Petroleum Fund di mana 60 persennya digunakan untuk penanganan Covid-19.
Di lain sisi, ada hambatan yang juga muncul mengenai kebebasan ekonominya yakni korupsi yang merajalela dan tidak efektifnya peradilan, sehingga melemahkan integritas pemerintah.(*)
Tautan: Sosok.id