Doni Monardo Minta Giatkan Kembali Posko Penanganan Covid-19 di Daerah
Kasus orang terpapar Covid-19 mengalami peningkatan, Doni Monardo ingatkan giatkan Kembali Posko di daerah
Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
Kasus orang terpapar Covid-19 mengalami peningkatan, Doni Monardo ingatkan giatkan Kembali Posko di daerah
POS-KUPANG.COM - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo mengingatkan kembali kepada daerah baik itu di tingkat provinsi atau kabupaten/kota untuk efektifkan posko penanganan Covid-19 seperti pada waktu awal
"Saya ingatkan kembali apakah posko di Provinsi/Kabupaten/Kota masih efektif, siapa saja dan dari
organisasi mana apakah masih seperti pada awal yaitu ada unsur Dinkes, BPBD, Satpol PP, TNI/POLRI,
Kominfo, Binda. Jika ini masih dipertahankan nilai nya 100, kalau belum maka diingatkan kembali bahwa
posko dalam penanganan darurat sangat penting. Sehingga apabila terjadi sesuati yang berorientasi pada
resiko terjadinya penularan dapat langsung dilakukan langkah-langkah pencegahan," kata Doni Monardo saat rapat koordinasi via Vicon zoom pada Minggu (13/12/2020) malam.
Menurutnya, beberapa daerah gagal melakukan pencegahan dan hal tersebut tidak boleh terulang kembali. "Setiap daerah sudah ada Pergub, Perbup, Perwal, Perda agar mohon dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Diharapkan seluruh komponen yang ada di daerah menggiatkan kembali Posko, jika belum terlaksana
dengan baik maka segera lakukan. Hal ini menjadi modal awal untuk menyelenggarakan 3 M dengan baik," tegasnya
Dalam arahanna, Doni yang juga Kepala BNPB mengungkapkan semakin hari kasus semakin meningkat, namun tetap harus optimis dan tetap harus memberikan selalu sinar semangat untuk semua pihak.
"Hari ini adalah tepat 9 bulan Pemerintah telah menetapkan status kesehatan berdasarkan Kepres 12 tahun
2020 tanggal 13 Maret 2020. Dan setiap malam senin, tidak pernah terlewatkan sekali pun untuk
melakukan evaluasi dan melakukan penataan untuk minggu berikutnya," jelasnya
Mengenai kasus, Doni mengungkapkan kasus aktif mengalami kenaikan 4% dalam satu bulan terakhir. Bulan lalu kasus aktif mencapai 11 % dan saat ini bertambah 4% tercatat jumlah kasus aktif ada 93.165 orang per hari ini. "Walaupun angka kesembuhan juga relatif tinggi yaitu 5.500 orang tetapi presenatase kesembuhan mengalami penurunan," katanya.
Menurutnya, tiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda agar program
perubahan perilaku dapat dimanfaatkan
Dalam kesempatan ini, Doni mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam membantu terselenggaranya kegiatan Pilkada di 270 Kabupaten /Kota dan Provinsi.
"Apa yang telah kita lakukan hendaknya tidak membuat kita puas, karena Pilkada ini belum berakhir dan masih ada tahapa-tahapan selanjutnya. Saya meminta kepada setiap daerah agar untuk selalu mengingatkan terhadap kemenangan yang diraih agar tidak menimbulkan kerumunan, tidak boleh jabat tangan dan berangkulan. Sudah tidak terhitung pejabat kita yang terapapar Covid dan meninggal dunia. Sekali lagi, jangan anggap enteng Covid terutama yang mempunyai komorbdi. Agar memberitahukan masyarakat jika mempunyai komorbid harus berhati- hati dan hidari kerumunan," kata Doni.
Mengenai rencana kegiatan tatap muka di sekolah yang akan dilaksanakan pada tahun depan, Doni menegaskan, tahun depan, akan ada anak sekolah, sehingga bagi daerah yang belum siap untuk tidak
menyelenggarakan sekolah dengan tatap muka. "Dan para Kepala Dinkes agar dapat memberikan masukan
untuk membatalkan aktivitas kegiatan sekolah tatap muka yang dapat mengancam keselamatan jiwa
pelajar guru dan orang tua," tegasnya
Diakhir pengarahannya, Doni menegaskan bahwa Covid adalah musuh bersama,. "Mari kita bersatu dan berjuang bersama-sama dan berdoa kepada Tuhan YME agar diberikan kesabaran dan selalu meningkatkan imunitas kita masing-masing dengan olahraga teratur, makan makanan bergizi, tidak panik, dan hati gembira," ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/doni-monardo-saat-rapat-13-desember.jpg)