Belum Mengerucut Siapa Calon Wabub Ende Nama Sekda Mencuat, Simak !
, ia ingin secepatnya ada wakil Bupati Ende, karena sudah terlalu lama Kabupaten Ende tanpa wakil bupati.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Belum Mengerucut Siapa Calon Wabub Ende Nama Sekda Mencuat, Simak !
POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad buka suara soal pertemuan tertutup membahas kursi wakil bupati Ende yang belum jua terisi.
Pertemuan dimaksud berlangsung di rumah jabatan (Rujab) Bupati Ende, Sabtu (12/12/2020), dihadiri para pimpinan Parpol koalisi Marsel-Djafar (MJ).
Ditemui POS-KUPANG.COM, Minggu (13/12/2020) di Rujab Bupati Ende, Bupati Djafar tegaskan, ia hanya memfasilitasi agar para pimpinan Parpol koalisi bisa bertemu dan berbicara mengenai kursi wakil bupati Ende.
"Saya tidak dalam kapasitas memimpin rapat tersebut. Tetapi kita kumpul, silaturahmi untuk bicara soal wakil Bupati Ende," kata Bupati Djafar.
Bupati Djafar katakan, ia ingin secepatnya ada wakil Bupati Ende, karena sudah terlalu lama Kabupaten Ende tanpa wakil bupati.
"Masing-masing partai punya pendapat tapi saya tidak perlu jelaskan itu. Tapi intinya kita pengen cepat ada wakil. Amanat regulasi, tentukan dua nama, DPRD silahkan pilih dari dua nama tersebut," ungkapnya.
Menurutnya, ia tidak mungkin kembali mengirim surat ke Parpol koalisi, oleh karena itu, para pimpinan Parpol koalisi mesti duduk bersama untuk bicara soal wakil bupati Ende.
Terkait siapa figur calon wakil yang akan mengisi kursi wakil Bupati, Bupati Djafar katakan, bukan kewenangannya. "Keputusan ada di tangan kalian (Parpol koalisi) bukan saya," tegas Bupati Djafar.
Bupati Djafar juga menegaskan, ia tidak mempersoalkan siapapun figur yang nanti mendampinginya.
"Bagi saya siapa sajalah, karena saya mampu bekerja dengan siapa saja. Ketika kalian sudah punya pilihan, DPRD sudah memilih. Masalah kerja sama saya sudah terbiasa dengan siapa saja dan tidak ada masalah apapun. Buat saya tidak sulit mau siapapun dia," ungkapnya.
Ditanya lebih lanjut, bagaimana jika pembicaraan soal kursi wakil Bupati Ende terus berlarut-larut, Bupati Djafar katakan, ia tidak mengharapkan demikian.
"Saya yakin bisa yang penting tenang dan tidak ego. Seorang wakil sangat dibutuhkan oleh Bupati," ungkapnya.
Namun, lanjutnya, sandainya pembicaraan kursi wakil bupati Ende terus berlarut-larut dan tidak mengerucut, maka Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Gusti Ngasu bisa jadi Plt. wakil Bupati Ende.
"Memang misalnya tidak ada lagi, Sekda bisa jadi Plt. Wakil Bupati Ende, karena pemerintahan ini mesti terus berjalan demi kebaikan kita bersama, masyarakat," tegasnya.