Pengikut Habib Rizieq Shihab tewas

KESAKSIAN Ayah Luthfi Hakim Laskar FPI Tewas Ditembak polisi:Empat Lubang di Dada Tembus ke Belakang

KESAKSIAN Ayah Luthfi Hakim Laskar FPI Tewas Ditembak polisi: Empat Lubang di Dada Tembus ke Belakang

Editor: Adiana Ahmad
warta Kota/Nur Ichsan
Suasana di Petamburan menanti jenazah Laskar FPI ditembak polisi 

KESAKSIAN Ayah Luthfi Hakim Laskar FPI Tewas Ditembak polisi:Empat Lubang di Dada Tembus ke Belakang

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Inilah kesaksian ayah dari salah anggota Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) bernama Luthfi Hakim (24) yang tewas ditembak polisi. 

Sang ayah menuturkan, saat menyaksikan jenazah anaknya dimandikan terlihat jelasw tanda-tanda penyiksaan.

Di dada korban juga ditemukan empat lubang ukuran cukup lebar tembus hingga ke bagian belakang.

Pernyataan itu disampaikan di depan Komisi III DPR RI.

Ia juga mengatakan, putranya tidak pernah membawa senjata apapun saat mengawal Muhammad Rizieq Shihab (MRS).

Luthfi Hakim jadi satu dari enam pengikut Rizieq Shihab yang tewas dalam insiden bentrok dengan polisi di tol Jakarta-Cikampek KM 50 Senin (7/12) lalu.

"Anak saya tidak pernah bawa senjata apapun, pisau saja tidak pernah apalagi pistol atau senjata api," ucap dia di hadapan anggota Komisi III DPR RI, Kamis (10/12).

Kamis siang kemarin, empat anggota keluarga dari enam pengikut Rizieq yang tewas menggelar rapat bersama Komisi III DPR RI.

Empat anggota keluarga yang hadir di antaranya; perwakilan keluarga Luthfi Hakim, perwakilan keluarga Mohammad Suci Khadafi Poetra, perwakilan keluarga Andi Oktaiwan, dan perwakilan keluarga M. Reza.

Mereka semua menyambangi Komisi III DPR RI bermaksud meminta keadilan atas insiden yang menewaskan enam Laskar FPI atas nama Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), Akhmad Sofiyan (26), dan Luthfi Hakim.

Ayah Luthfi mengakui bahwa putranya merupakan anggota Laskar Khusus FPI. Luthfi biasa bertugas mengawal Rizieq Shihab mulai hari Rabu - Minggu. Keberadaan Laskar Khusus FPI dimaksudkan untuk menjaga Imam Besar FPI Rizieq Shihab beserta keluarga.

Ayah Luthfi menceritakan, putranya pamit dari rumah untuk mengawal Rizieq Shihab ke Megamendung, Bogor pada Kamis (3/12) sore pekan lalu. Saat pamit, Luthfi sempat meminta ridho kepada dua orang tuanya.

"Pamit itu Kamis sore, dia minta ridho untuk mengawal Habib Rizieq. Sama uminya (ibunya) begitu juga (minta ridho)," kata Ayah Luthfi.

Jenazah keenam dari laskar FPI meninggalkan RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/12/2020).

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved