Salam Pos Kupang

Cegah Euforia Pilkada

PEMUNGUTAN suara Pilkada sembilan kabupaten di NTT telah dilaksanakan, Rabu (9/12/2020)

Editor: Kanis Jehola
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang 

POS-KUPANG.COM - PEMUNGUTAN suara Pilkada sembilan kabupaten di NTT telah dilaksanakan, Rabu (9/12/2020). Tahapan berikutnya adalah perhitungan suara pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Setelah selesai dilakukan KPPS, kini pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kecamatan oleh pantia pemilihan kecamatan ( PPK). Selanjutnya rekapitulasi tingkat kabupaten oleh KPU masing-masing daerah.

Sambil menanti hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU, kita patut mengapreasisi pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi Covid-19 ini. Kekhawatiran bahwa Pilkada tidak terlaksanak, tidak terbukti. Justru pelaksaan berjalan aman dan lancar.

Baca juga: BPBD Manggarai Beri Bantuan Uang Untuk Kelurga Korban Mateus Matur

Warga pun antusias mendatangi tempat pemungutan suara untuk memberi hak suaranya.

Terhadap pelaksanaan yang baik ini, kita patut menyampaikan proviciat kepada penyelenggara pemilu pilkada di sejumlah daerah si NTT yang telah mengawal proses penyelenggara pilkada serentak dimaksud. Juga selamat atas keberhasilan para pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah memenangkan Pilkada 2020 ini.

Baca juga: Ini Pesan Dandim 1624/Flotim Saat Pimpin Apel Gabungan TNI-Polri Bersama Kapolres Lembata

Meskipun msih panjang peoses perhitungan suara di berbagai tingkatan, namun paling tidak kita tahu bahwa pelaksana Pilkada sudah berjalan dengan baik san lancar. Meski disana sini masih ada sejumlah catatan.

Berharap agar di berbagai proses perhitungan suara itu juga bisa dilaksanakan dengan sebaiknya. Dan tentu saja para pihak terkait yang terlibat dalam peehitungan suara agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Agar supaya dalam proses itu tidak ada orang yang terpapar Covid-19.

Pencoblosan telah berakhir dan hasil perhitungan sementara pun telah memunculkan nama nama para pemenang.

Diharapkan para pemenang Pilkada 2020 menahan diri untuk tidak euforia dan melakukan pengarahan massa dengan pawai dan semacamnya yang bermuara pada pengumpulan massa.

Mengingat kita masih berada di masa pandemi Covid-19. Mari tetap menjaga kenyamanan, kesmanan, ketertiban dan kesehatan.

Pilkada 2020 telah berakhir dengan baik. Dan sebenarnya tak ada pihak yang kalah dalam proses pilkada. Karena semua paslon bisa dikatakan telah memenangi proses pilkada 2020. Karena setiap paslon telah berhasil menjalankan proses pilkada hingga sejauh ini dengan baik dan mematuhi aturan.

Tak ada kekacauan, tak ada gugat menggugat dan tak ada keributan bahkan tak ada pengumpulan massa. Ini menunjukkan bahwa setiap pihak telah sukses menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik.

Kita sangat berharap proses pilkada 2020 ini tidak saka menghasilkan para pemimpin yang luar biasa untuk setiap daerah. Namun lebih dari itu, nerharap agar para pemimpin dimaksud bisa membawa daerah dan masyarakatnya lebih baik dari sebelumnya.

Mari sekarang kita menunggu hasil penetapan resmi dari KPU. Dan dalam proses perhitungan suara di sejumlah tingkatan ini semoga massa pendukung juga penyelenggara bisa tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Kita tentu juga berharap agar pilkada 2020 tak menghasilkan klaster Covid-19 yang baru.

Jikapun nanti ada hal hal dalam hasil perhitungan suara pilkada 2020 ini yang tidak bisa diterima oleh paslon tertentu, hendaknya hal itu bisa diproses atau menggunakan prosesur yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Mari tetap menghormati proses pilkada yang sedang berlangsung ini. Dan percayakan para penyelenggara di setiap tingkatan dapat melakukan pekerjaannya dengan baik.

Mari bersama sama terus berusaha menjaga agar diri sendiri, keluarga, masyarakat dan daerah kita tetap aman, nyaman, tertib dan sehat. Jangan melakukan tindakaan yang bisa merugikan kita bersama. *

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved