Breaking News:

Gadis 17 Tahun di Kupang, Tewas Disambar Petir

Sedangkan korban menunggu adiknya di lapangan tersebut sembari duduk di bawah sebatang pohon.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Gadis 17 Tahun di Kupang, Tewas Disambar Petir
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Lokasi korban terkena sengatan petir, Sabtu, 05/12/2020. 

Gadis 17 Tahun di Kupang, Tewas Disambar Petir

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Seorang gadis berusia 17 tahun di RT/RW 009/003, Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kupang, tewas disambar petir. Nasib Naas yang menimpa gadis bernama Deviola Tari (korban) ini terjadi pada, 05/12/2020, sekitar pukul 13. 00 Wita.

Ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Binti Perdana. P. Tarung, S. I. K, melalui Kapolsek Oebobo, AKP Magdalena G. Mere, S. H, membenarkan adanya peristiwa itu.

Dikatakan AKP Magdalena, kejadian ini bermula ketika korban bersama Berna Tari (adik kandung korban) hendak pergi membeli di kios. Ketika sampai di lapangan yang letaknya tidak jauh dari kios, korban meminta adiknya (saksi) untuk pergi membeli. Sedangkan korban menunggu adiknya di lapangan tersebut sembari duduk di bawah sebatang pohon.

Ketika saksi kembali dari kios ia mendapati korban sudah telungkup di tanah dan tidak bergerak. Melihat hal itu, saksi langsung berlari ke rumah dan memberitahukan Magdalena Luisa (orangtua korban, 52).

Pasca menerima informasi dari anaknya, saksi Magdalena Luisa bersama paman korban,  Dominggus Bunganawa (52) langsung bergegas ke lokasi kejadian dan mendapati korban dalam posisi telungkup ke tanah serta pada bagian kepala korban mengeluarkan asap.

Saat tiba di lokasi kejadian, saksi Dominggus Bunganawa sempat meraba leher korban. Karena tubuh korban pada saat itu masih hangat , saksi langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. W. Z Yohanes.

Setelah sampai di Ruang UGD, karena melihat korban tidak sadarkan diri, tenaga medis sempat melakukan pertolongan pertama dengan menggunakan defibrilator (alat pacu jantung).

Namun usaha tersebut nihil karena nyawa korban tidak bisa tertolong. Korban sempat batuk dan mengeluarkan darah dari dalam mulut namun bersamaan dengan itu korban tidak lagi bergerak.

Menurut keterangan tim medis RSUD Prof. Dr, W. Z Yohanes, bahwa korban diduga meninggal dunia karena terkena sengatan petir pada bagian kepala yang menyasar otak dan jantung.

Pada tubuh korban ditemukan titik luka bakar pada rambut dan dan kepala korban serta luka merah pada bahu bagian kanan.

Baca juga: Ahli Tarot Cium Kendala Jelang Pernikahan Aurel dan Atta Halilintar: Semakin Berjarak &Terbebani;

Baca juga: Dosen FTP UKAW Latih Jemaat Pniel Budidaya Ikan Dalam Ember

Keluarga korban menerima dan mengikhlaskan kejadian yang dialami korban sebagai musibah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved