Breaking News

Belajar dari rumah

MENGENAL TOKOH BANGSA, Soal & Kunci Jawaban Belajar dari Rumah SD Kelas 1-3, Jumat 4 Desember 2020 

Mengenal tokoh bangsa, Soal dan Kunci Jawaban Belajar dari Rumah SD Kelas 1-3, Jumat 4 Desember 2020 

Editor: Adiana Ahmad
IST
Siswa belajar dari rumah. 

Sewaktu masih hidup, Bung Hatta sangat menginginkan sepatu merek ternama. Oleh karena itu, ia menyimpan guntingan iklan dari sepatu tersebut dan mengumpulkan uang agar bisa membeli sepatu yang diinginkannya. Padahal dengan statusnya yang kala itu menjabat sebagai Wakil Presiden ia bisa saja memanfaatkan jabatannya. Namun, Bung Hatta memilih untuk tidak meminta sesuatu karena kepentingannya sendiri.

- Rendah Hati

Sewaktu berangkat ke tanah suci, Bung Hatta pergi menggunakan biaya sendiri. Padahal, Bung Karno sudah menawarinya untuk pergi dengan menggunakan biaya yang ditanggung oleh negara. Tapi, Bung Hatta menolaknya, ia lebih memilih untuk naik haji menggunakana biaya sendiri sebagai rakyat biasa.

3. Hal yang saya sukai dari Dr. Cipto Mangunkusumo adalah sejak kecil, ia memanfaatkan waktunya untuk belajar dengan tekun, kemudian saat sudah menjadi dokter ilmunya digunakan untuk membantu sesama.Beliau juga gigih memperjuangkan hak bangsa Indonesia melalui berbagai organisasi dan mempertahankan ideologinya dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Secara rinci berikut peran yang patut diteladani dari Dr. Cipto Mangunkusumo

- Dokter yang Membantu Masyarakat

Di masa mudanya, Cipto Mangunkusumo menghabiskan sebagian besar waktunya untuk belajar ilmu kedokteran dengan gigih. Beliau ingin ilmunya bermanfaat untuk membantu sesama. Karena sering membantu masyarakat, dr. Cipto Mangunkusumo dikenal sebagai “Dokter Rakyat”. Bahkan, dr. Cipto Mangunkusumo berperan penting dalam penanganan wabah pes di kota Malang pada 1910 - 1911.

- Peran dr. Cipto Mangunkusumo dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Selain mendalami ilmu kedokteran, dr. Cipto Mangunkusumo juga kritis dalam memperjuangkan bangsa Indonesia agar bebas dari kungkungan penjajah.

Beliau melakukan perlawanan melawan penjajah dengan membuat tulisan yang diterbitkan di koran.

Tidak hanya itu, dr. Cipto Mangunkusumo bergabung dengan sebuah organisasi pemuda Budi Utomo, pada 1908.

Organisasi Budi Utomo merupakan salah satu titik awal perjuangan melawan penjajah, teman-teman.

4. Iya, perjuangan Ki Hajar Dewantara di bidang pendidikan sama besarnya dengan perang melawan penjajahan.

- Ki Hajar Dewantara Aktif Membangkitkan Semangat antikolonial Melalui Tulisan-tulisannya.

Tulisannya yang paling terkenal berjudul “Als ik een Nederlander was”- Seandainya Aku Seorang Belanda- yang dimuat di surat kabar De Expres milik Douwes Dekker pada 13 Juli 1913. Tulisan ini merupakan bentuk sindiran keras atas rencana pemerintah Hindia Belanda yang ingin mengumpulkan sumbangan dari inlander (sebutan untuk kaum pribumi) untuk mendanai pesta 100 tahun perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved