Breaking News:

Satuan Pol PP dan Damkar Ngada Adakan Simulasi dan Pelatihan Pemadaman Kebakaran, Simak

sebelum sejumlah personel pemadam kebakaran Pemda Ngada sudah mengikuti pelatihan di Ciracas Bandung Provinsi Jawa Barat.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran di   Lapangan Lebijaga Bajawa, Selasa (1/12/2020).  

Satuan Pol PP dan Damkar Ngada Adakan Simulasi dan Pelatihan Pemadaman Kebakaran, Simak

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Daerah Ngada menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran.

Simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran tersebut berlangsung di Lapangan Lebijaga Kota Bajawa Kabupaten Ngada, Selasa (1/12/2020) pagi.

Ada belasan anggota Pol PP dan Damkar Pemda Ngada tampak mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penanganan Bencana dan Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadaman Kebakaran Kabupaten Ngada, Helibertus Moda dan isntruktur Markus Rato.

Helibertus Moda menjelaskan sebelum sejumlah personel pemadam kebakaran Pemda Ngada sudah mengikuti pelatihan di Ciracas Bandung Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan simulasi dan pelatihan tersebut dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan penyegaran upaya untuk terus menambah nilai-nilai kemanusiaan dengan memadamkan api saat terjadi kebakaran.

Helibertus menjelaskan ada sejumlah teknik dan ilmu yang wajin dipraktekan saat memadamkan api mulai dari pendistribusian air, hingga mengeluarkan selang dengan teknik tertentu.

Kata Helibertus, semua petugas harus sudah memiliki bekal dan ilmu terkait upaya pemadaman kebakaran.

"Pelatihan hari ini untuk meningkatkan pengetahuan para petugas karena sebelumnya mereka telah mengikuti pelatihan di Ciracas beberapa waktu lalu," ujarnya.

Ia mengatakan memang ada hal-hal teknis yang harus diperhatikan oleh seorang petugas. Fokus dan tetap memilik target yaitu harus bisa memadamkan api dengan cara kerja tim.

Kerjasama tim yang solid didukungan dengan prasarana akan membuahkan hasil yang baik dalam rangka memadamkan api jika terjadi kebakaran.

Ia mengaku memang sarana dan prasarana Pemadam Kebakaran masih kurang lengkap. Mobil Damkar hanya satu unit dan mobil tangki air hanya satu unit.

Pantauan POS-KUPANG.COM, petugas pemadam kebakaran tidak hanya berlatih memadamkan api dengan menggunakan mobil damkar tapi juga petugas juga melatih penggunaan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR).

Mereka diajarkan bagaimana cara memadamkan api menggunakan APAR dengan jarak tiga meter saja dari sumber api.

Baca juga: Kapolres TTU Benarkan Kasus Suami Tebas Istri Hingga Sekarat

Baca juga: BREAKING NEWS: Di Kiupasan, Kabupaten TTU - NTT, Seorang Suami Tebas Istrinya Hingga Sekarat

Mereka terlihat antuasias dan serius mengikuti pelatihan simulasi tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved