Breaking News:

Berita NTT Terkini

Dishub NTT Koordinasi Jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dishub NTT) akan melakukan koordinasi untuk melihat kesiapan ketersediaan angkutan darat, laut,

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM / Intan Nuka /
Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (30/11/2020)   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dishub NTT) akan melakukan koordinasi untuk melihat kesiapan ketersediaan angkutan darat, laut, dan udara menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Pertama, persiapan Dishub NTT terkait Nataru ini adalah membangun komunikasi dan koordinasi dengan mitra perhubungan, terutama di udara dan laut. Kalau di darat itu memang kewenangan langsung kami yang berkaitan dengan kesiapan terminal," kata Kepala Dishub NTT, Isyak Nuka kepada POS-KUPANG.COM, Senin (30/11/2020).

Isyak menjelaskan, ada sembilan terminal tipe B yang akan dioperasikan dari 15 terminal yang ada. Tentunya, pihak Dishub NTT akan melakukan Ram Check terhadap bus dan angkutan umum lainnya untuk memastikan kesiapan fisik kendaraan. Ram check akan dilakukan di awal Desember 2020 ini. "Jadi, bus atau kendaraan umum yang dioperasikan di darat itu antar kota dalam kabupaten di provinsi benar-benar harus siap. Artinya, secara fisik kendaraan itu harus laik untuk dioperasikan. Jangan sampai untuk Nataru ini kendaraan kita tidak siap, itu bisa menimbulkan akibat yang tidak diinginkan," urai Isyak.

Karena berada dalam situasi pandemi, Isyak mengakui pengaturan dan kesiapan tempat duduk juga diperhatikan. Ia menyarankan, jaga jarak duduk sesuai tempat yang telah disiapkan. "Terkait angkutan darat, kami sudah bangun koordinasi dengan pemilik bus dan angkutan umum untuk muat penumpang sesuai standar protokol kesehatan yang berlaku," jelasnya.

Sementara itu, ada dua kesiapan Dishub NTT untuk pelayanan penumpang melalui udara (pesawat), yakni persiapan penerbangan dalam wilayah NTT dan penerbangan untuk luar NTT. Di dalam daerah NTT, penerbangan lokal dilakukan oleh maskapai Lion Group yakni Wings Air yang melayani 13 bandara di kabupaten/kota di NTT (kecuali Sabu). Selain itu, ada juga maskapai Nam Air yang melayani wilayah Maumere dan Waingapu, dan Citilink yang akan melayani wilayah Waingapu, Ende, Bajawa, dan Labuan Bajo pada 9 Desember 2020 mendatang.

Sedangkan, untuk penerbangan di luar NTT, pihak Dishub NTT telah membangun koordinasi dengan Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) dan GM Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang. "Koordinasi untuk mengatur arus penumpang baik keluar dari Kupang/NTT maupun masuk agar benar-benar memastikan juga mereka bisa diberangkatkan. Pastikan tidak ada orang yang terlantar atau kecewa," paparnya.

Berkaitan dengan persiapan pelayanan penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan jalur laut, Dishub NTT telah membangun koordinasi dengan Kepala Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) dan Syahbandar untuk memerhatikan kapal agar tidak memuat melebihi kapasitas. Menjelang Natal dan Tahun Baru ini, penumpang akan dilayani oleh kapal-kapal Pelni dan 11 kapal motor penyeberangan (fery).

Dishub NTT pun mendorong pihak operator kapal untuk mengeluarkan jadwal pelayaran yang jelas dari jauh-jauh hari dan sistem pembelian tiket secara online. Hal itu dilakukan guna menghindari kerumunan massa pada hari keberangkatan.

"Khusus untuk Natal dan Tahun Baru ini diprediksi ada lonjakan penumpang. Intinya dari sisi transportasi darat, laut, dan udara untuk kesiapan Nataru, Dishub NTT koordinasi dengan Dishub Kabupaten/Kota maupun Balai Pengelola Transporrasi Darat Wilayah XIII dan para operator siapkan diri sebaik mungkin sehingga menjelang Nataru ini orang tidak mengeluh adanya hambatan," harap Isyak.

"Khusus Syahbandar, kami dorong mereka perhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan berlayar. Muat tidak boleh lebih dari kapasitas. Kalau ditemukan, kapalnya tidak akan diizinkan untuk berlayar. Apalagi, Nataru ini bersamaan dengan musim gelombang ini, jadi harus diperhatikan," Isyak menambahkan. (cr1)

2 Lampiran 

 

BalasTeruskan

Baca juga: Begini Kronologis Lengkap Kasus Suami Tebas Istri Hingga Sekarat di Kiupasan

Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (30/11/2020)
 
Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (30/11/2020)   (POS-KUPANG.COM / Intan Nuka /)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved