Kamis, 7 Mei 2026

Khasanah Islam

Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW

Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW. Ibadah Sholat fardlu lima waktu merupakan rukun Islam kedua

Tayang:
Editor: Bebet I Hidayat
tribun timur - tribunnews.com
Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW 

POS-KUPANG.COM - Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW

Ibadah Sholat fardlu lima waktu merupakan rukun Islam kedua

sebagaimana hadits nabi yang diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman bin Umar bin Khattab Radhiyallahu'anhu berkata: aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:" Islam dibangun atas lima perkara,

(1) persaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah,

(2) mendirikan sholat,

(3) mengeluarkan zakat,

(4) melaksanakan ibadah haji,

(5) berpuasa Ramadhan. (HR. Bukharidan Muslim).

Baca juga: Besok Jadwal Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Desember 2020, Ini Bacaan Niat Puasa yang Wajib Kamu Baca

Chariul Pua Tingga, Dosen Universitas Muhammadiyah Kupang mengatakan, mendirikan sholat lima waktu sehari semalam merupakan kewajiban yang mutlak bagi seorang muslim. Namun tanpa disadari, kebanyakan dari kita menganggap kewajiban mulia tersebut sekedar rutinitas yang membebani saja.

Banyak yang menjalankan sholat hanya sekedar menggugurkan kewajiban, atau ibaratnya anak sekolah atau karyawan perusahan sekedar absen semata, tanpa mengetahui penting dan hikmahnya.

Sholat Jumat di masa Pandemi
Sholat Jumat di masa Pandemi (istimewa)

Dalam kesempatan yang berbahagia ini marilah kita mencoba menyelami kembali urgensi dan hikmah ibadah sholat yang kita kerjakan sehari-hari.

Adapun diantara urgensi dari ibadah sholat, yaitu merupakan ibadah yang pertama kali akan dimintakan pertanggungjawabannya dari manusia pada hari kiamat kelak.

Bukan hanya itu, ibadah sholat kita juga menjadi cermin dari keseluruhan rangkaian amal ibadah kita selama di dunia.

Rasulullah SAW bersabda, yang artinya "Sesungguhnya amal ibadah seseorang yang paling pertama kali dihisab adalah shalatnya. Jika shlalatnya dinilai baik, maka bahagia dan tenanglah dia. Namun jika shalatnya rusak, maka rugi dan sengsaralah dia." (HR. Tirmidzi, Ahmad danNasa'i).

Selain menjadi ibadah yang pertama kali dihisab pada hari kiamat, ibadah shalat juga menjadi bukti sekaligus identitas keislaman sejati kita. Karenanya, sholat menjadi garis pemisah yang jelas antara keimanan dan kekufuran. Hal ini jelas ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya, yang artinya: "Batas antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat". (HR. Nasa'i, Tirmidzidan Ahmad).

Dengan meyakini dan memahami urgensi ibadah sholat, diharapkan kita semua bisa lebih merasakan keagungan ibadah mulia ini lalu menjalankannya dengan sepenuh keikhlasan dan kepasrahan.

Selain urgensi, ibadah sholat juga mempunyai fungsi dan hikmah bagi kehidupan kita secara pribadi umat Islam maupun masyarakat sosial.

Secara pribadi, ibadah sholat akan menghasilkan hikmah kepada pribadi yang mengerjakannya setidaknya dalam tiga hal, yaitu: pertama sholat dapat mencegah dari perbuatan mungkar, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an surat al-ankabut ayat 45 yang artinya "Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar".

Kedua sholat sebagai penghapus kesalahan dan dosa, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

"Dari Abu Hurairahradliyallahu'anhu berkata, aku mendengar Rasulullahshallalahu 'alaihiwasallam bersabda, "Menurut kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian dimana dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali, apakah masih ada kotorannya yang tersisa sedikit pun?" Mereka menjawab,"Tidak ada kotoran yang tersisa sedikit pun."Rasulullah SAW bersabda, "Begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan."(HR. al-Bukharidan Muslim).

Dan yang ketiga sholat dapat menguatkan jiwa dalam menghadapi cobaan kehidupan.

Para pembaca Pos Kupang umat Islam yang dirahmati Allah SWT. Sama-sama kita ketahui bersama bahwa kehidupan manusia bagaikan putaran roda yang terus berputar dari waktu ke waktu; senang, susah, gembira, ujian dan cobaan datang silih berganti menguji iman dan ketakwaan.

Seorang muslim harus mempunyai jiwa yang kokoh untuk menghadapi beratnya ujian kehidupan. Ibadah sholat sejak awal menjadikan jiwa manusia tenang dan khusyuk,

Baca juga: LINK LIVE ILC Malam Ini, Bahas Tuntas Penangkapan Edhy Prabowo, Benarkah Fadli Zon Jadi Menteri KKP?

sehingga mampu menjalani kehidupan dengan matang. Kita diperintahkan untuk selalu menjadikan sholat sebagai pengokoh jiwa kita dalam setiap musibah yang melanda. Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an surat al-baqarah ayat 45 yang artinya

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu"
Sholat senantiasa menjadikan jiwa kita tenang dan kokoh. Inilah rahasia mengapa Rasulullah SAW meminta kepada Bilal: "Wahai Bilal, istirahatkan kami dengan shalat." (HR Ahmad dan Abu Daud). Dalam kesempatan lain beliau juga bersabda, "Dan ketenanganku dijadikan di dalam shalat." (HR Ahmad)

4 hikmah sholat

Sementara itu, dirangkum oleh Mustafa al-Khin dan Musthafa al-Bugha dalam al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhabi Imam al-Syafi’i (Surabaya: Al-Fithrah, 2000), Juz I, halaman 98 setidaknya ada empat hikmah sholat.

Yang pertama, saat gerakan sujud kita merendahkan diri hingga mencium tanah.

Hal ini merupakan pengingat bagi kita akan kerendahan manusia dihadapan Allah SWT.

Karena sesungguhnya, kita dihadapan Allah SWT kita hanya hamba yang mutlak milik Allah SWT.

Kedua, dengan salat kita sadar bahwa pada hakikatnya tiada yang mampu memberikan pertolongan pada kita selain Allah SWT.

Ketiga, dalam satu hari ada lima salat fardu yang harus dikerjakan.

Itu artinya, ada lima kali dalam sehari kita bisa bertobat pada Allah SWT.

Sebagai manusia, tak mungkin kita luput dari dosa, baik yang disengaja maupun tidak.

Manfaat yang keempat, adalah bisa memperkuat akidah dan keimanan kita pada Allah SWT.

Sesungguhnya selalu ada godaan duniawi yang membuat manusia lupa akan sang pencipta.

Melalui salat kita bisa mempertebal keyakinan dan keimanan kita.

Seorang Pramugari cantik terlihat menjalankan ibadah sholat saat pesawat sedang mengudara
Seorang Pramugari cantik terlihat menjalankan ibadah sholat saat pesawat sedang mengudara (Kolase TikTok)

Lantas, bagaimana hukumnya memunaikan salat di akhir waktu?

Waktu salat itu disediakan dari awal hingga akhir, selama belum tiba waktu salat yang lain maka pintu salat masih terbuka.

Namun, ketahuilah bahwa shalat tepat pada awal waktu sama artinya dengan meraih ridha Allah SWT.

Sementara salat di akhir waktu hanya mengharap ampunan dari-Nya.

Sebagaimana dalam An-Nashaikh ad-Diniyah wal Washaya al-Imaniyyah:

ومن المحافظة على الصلاة والاقامة لها المبادرة بها فى اول مواقيتها وفى ذالك فضل عظيم وهو دليل على محبة الله وعلى المسارعة فى مرضاته ومحابه

Artinya: "Dan salah satu usaha menjga salat adalah bersegera mendirikannya pada awal waktu. Sungguh di situlah terdapat fadhilah yang agung. Dan sekaligus juga merupakan bukti kecintaan seseorang kepada Allah swt, dan kecintaan atas hal-hal yang diridhainya."

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Hikmah Sholat, https://kupang.tribunnews.com/2020/05/02/hikmah-sholat.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved