Jumat, 10 April 2026

Khasanah Islam

Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW

Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW. Ibadah Sholat fardlu lima waktu merupakan rukun Islam kedua

Editor: Bebet I Hidayat
tribun timur - tribunnews.com
Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW 

POS-KUPANG.COM - Hikmah Sholat Sesuai yang Diajarkan Rasulallah Nabi Muhammad SAW

Ibadah Sholat fardlu lima waktu merupakan rukun Islam kedua

sebagaimana hadits nabi yang diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman bin Umar bin Khattab Radhiyallahu'anhu berkata: aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:" Islam dibangun atas lima perkara,

(1) persaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah,

(2) mendirikan sholat,

(3) mengeluarkan zakat,

(4) melaksanakan ibadah haji,

(5) berpuasa Ramadhan. (HR. Bukharidan Muslim).

Baca juga: Besok Jadwal Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Desember 2020, Ini Bacaan Niat Puasa yang Wajib Kamu Baca

Chariul Pua Tingga, Dosen Universitas Muhammadiyah Kupang mengatakan, mendirikan sholat lima waktu sehari semalam merupakan kewajiban yang mutlak bagi seorang muslim. Namun tanpa disadari, kebanyakan dari kita menganggap kewajiban mulia tersebut sekedar rutinitas yang membebani saja.

Banyak yang menjalankan sholat hanya sekedar menggugurkan kewajiban, atau ibaratnya anak sekolah atau karyawan perusahan sekedar absen semata, tanpa mengetahui penting dan hikmahnya.

Sholat Jumat di masa Pandemi
Sholat Jumat di masa Pandemi (istimewa)

Dalam kesempatan yang berbahagia ini marilah kita mencoba menyelami kembali urgensi dan hikmah ibadah sholat yang kita kerjakan sehari-hari.

Adapun diantara urgensi dari ibadah sholat, yaitu merupakan ibadah yang pertama kali akan dimintakan pertanggungjawabannya dari manusia pada hari kiamat kelak.

Bukan hanya itu, ibadah sholat kita juga menjadi cermin dari keseluruhan rangkaian amal ibadah kita selama di dunia.

Rasulullah SAW bersabda, yang artinya "Sesungguhnya amal ibadah seseorang yang paling pertama kali dihisab adalah shalatnya. Jika shlalatnya dinilai baik, maka bahagia dan tenanglah dia. Namun jika shalatnya rusak, maka rugi dan sengsaralah dia." (HR. Tirmidzi, Ahmad danNasa'i).

Selain menjadi ibadah yang pertama kali dihisab pada hari kiamat, ibadah shalat juga menjadi bukti sekaligus identitas keislaman sejati kita. Karenanya, sholat menjadi garis pemisah yang jelas antara keimanan dan kekufuran. Hal ini jelas ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya, yang artinya: "Batas antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat". (HR. Nasa'i, Tirmidzidan Ahmad).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved